Kamis, 28 Mei 2026

Sepuluh Koran Tribun Raih Penghargaan IPMA 2012

JAMBI, TRIBUN - Sepuluh surat kabar Tribun meraih penghargaan pada ajang prestisius Indonesia Print Media Awards (IPMA) & Indonesia Inhouse Magazine 2012, di Ballroom Hotel Novita, Jambi, Selasa (7/2/2012) malam.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Deni Denaswara

JAMBI, TRIBUN - Sepuluh surat kabar Tribun meraih penghargaan pada ajang prestisius Indonesia Print Media Awards (IPMA) & Indonesia Inhouse Magazine 2012, di Ballroom Hotel Novita, Jambi, Selasa (7/2/2012) malam.

Sepuluh koran Tribun yang meraih award, semua di kategori surat kabar harian yang ada di region Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Sepuluh surat kabar Grup Tribun tersebut adalah Tribun Jogja (perak), Tribun Batam (perak), Tribun Medan (perak), Tribun Pekanbaru (perak), Tribun Pontianak (perak), Tribun Kaltim (emas), Metro Banjar (emas), Tribun Timur (perak), Sriwijaya Post (perunggu), dan Bangka Pos (perunggu).

Prestasi cukup membanggakan diraih Tribun Jogja, sebagai peserta yang baru pertama kali ikut kompetisi.

Di ajang ini, Harian Pagi Tribun Jogja menerima medali perak (silver) sebagai surat kabar harian dengan tata wajah terbaik se-regional Jawa.

Wakil Pemimpin Redaksi Tribun Jogja, Setya Krisna Sumargo, hadir mewakili Tribun Jogja menerima penghargaan tersebut. Ini prestasi pertama membahagiakan bagi Tribun Jogja, yang belum genap 10 bulan hadir di Provinsi DIY-Jateng.

Untuk regional Jawa, Pikiran Rakyat memperoleh emas, sedangkan Harian Solopos menerima penghargaan perak.

Ajang IPMA diselenggarakan setiap tahun oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS) yang beranggotakan ratusan penerbit media cetak se-Indonesia. Kompetisi ini diikuti ratusan suratkabar, baik harian, mingguan, tabloid, dan majalah dari tingkat lokal hingga nasional.

Di Jambi, IPMA digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2012 yang puncaknya dilaksanakan Kamis, 9 Februari, yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

IPMA merupakan penghargaan khusus untuk perwajahan terbaik media cetak komersial di Indonesia, dan tahun ini memasuki periode ketiga penyelenggaraannya. Ajang pertama digelar di Jakarta pada 2010, tahun berikutnya di Bali, dan yang ketiga diselenggarakan di Kota Jambi.

Anggota dewan juri, Oscar Motuloh dari Galeri Jurnalistik Antara, menilai aspek fotografi ada peningkatan signifikan. Ada perbaikan dari sisi visual dari ajang sebelumnya. Ini jadi trend positif bagi media cetak Indonesia.

Prof Ibnu Hamad dari Fisip UI yang juga ikut menilai ratusan item peserta lomba, mengatakan tahun ini lebih banyak yang dinilai, jadi memerlukan konsentrasi lebih dan kompetisi jadi lebih ketat. "Ini harus jadi benchmark satu sama lain di kalangan penerbit," kata Ibnu.

Ricardo Indra, GM Corporate Communication Telkomsel, anggota juri, juga menyebut entri tahun ini sangat beragam dan dinamis. "Ke depan IPMA jadi referensi media menunjukkan eksistensinya," kata Ricardo.

Ndang Sutisna, praktisi desain periklanan dari ECO Adwork juga merasa entri peserta lomba tahun ini terlihat tidak sembarang memasukkan hasil karyanya, dan ini terlihat masing-masing menggunakan referensi ajang sebelumnya. (tribunnews)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved