Novia Ardhana: Berita Saya Terlibat Narkoba Tidak Benar
JAKARTA, TRIBUN - Kabar penangkapan artis Novia Ardhana oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) lantaran terlibat kasus narkoba yang beredar luas di kalangan wartawan sejak tadi malam, dibantah oleh Novia Ardhana.
JAKARTA, TRIBUN - Kabar penangkapan artis Novia Ardhana oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) lantaran terlibat kasus narkoba yang beredar luas di kalangan wartawan sejak tadi malam, dibantah oleh Novia Ardhana.
Novia mengatakan saat ini keadaannya baik-baik saja dan tidak terlibat kasus kepemilikan sabu-sabu sebanyak 2 kilogram seperti yang ramai dibicarakan. Bahkan saat ini Novi mengaku tetap beraktivitas sebagaimana biasanya.
Bantahan tersebut diungkapkan Novia Ardhana melalui pesan Blackberry Messenger (BBM) yang dibroadcast ke para wartawan.
"?Maaf Broadcast dari Novia Ardhana.........Berita yang beredar mengenai saya (Novia Ardhana) menyangkut kepemilikkan sabu-sabu sebanyak 2 kg, saya nyatakan TIDAK BENAR!! Sampai saat ini saya dalam keadaan sehat wal'afiat dan tetap beraktifitas seperti biasa. Terimakasih. (Novia Ardhana)," demikian bunyi BBM Novia Ardhana yang diterima Tribunnews.com, Rabu (8/2/2012) siang.
Sebelumnya, artis Novia Ardhana dikabarkan tertangkap karena kepemilikan sabu-sabu. Menurut informasi yang beredar, Novia yang pernah tersangkut kasus yang sama sebelumnya, ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) tadi malam di rumah kosnya di bilangan Setia Budi, Jakarta Selatan.
Namun sejauh ini pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) membantah penangkapan Novia Ardhana. Ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (8/2/2012), Humas BNN, Sumirat mengaku tidak mengetahui soal penangkapan Novia Ardhana.
"Saya nggak tahu soal penangkapan itu. Nggak ada kok," jawab Sumirat singkat saat dihubungi via handphone, Rabu (8/2/2012).
Informasi yang diperoleh Tribunnews.com, siang ini BNN akan menggelar jumpa pers terkait peristiwa penangkapan bintang sinetron tersebut. Namun Sumirat kembali membantahnya.
"Nggak ada jumpa pers karena memang nggak ada penangkapan," ungkapnya.
Kendati demikian, Sumirat berjanji akan memberikan informasi kepada wartawan kalau memang ada penangkapan. (tribunnews)