Rabu, 27 Mei 2026

Jero: Demokrat Jangan Kumpulin Duit Tak Karuan

JAKARTA, TRIBUN - Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik mengatakan, pertemuan pendiri dan deklarator Partai Demokrat dari 31 provinsi atau dewan pimpinan daerah pada Februari ini akan menghasilkan rekomendasi bersama.

Tayang:
Editor: Deni Denaswara

JAKARTA, TRIBUN - Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik mengatakan, pertemuan pendiri dan deklarator Partai Demokrat dari 31 provinsi atau dewan pimpinan daerah pada Februari ini akan menghasilkan rekomendasi bersama. Rekomendasi ini, kata Jero, berupa himbauan agar para kader meneruskan kepemimpinan Partai Demokrat.

"(Para kader) diminta menjaga nama partai. Jangan ngumpulin duit yang tak karuan," kata Jero kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Jero sempat menceritakan, ketika PD didirikan, para pendiri ini memiliki idealisme membangun Indonesia. "Saat itu, mereka tidak punya uang, tidak ada yang mikirin, dan wartawan tidak pernah nengok. Hampir semua orang yang masuk Demokrat modalnya hanya idealisme bagaimana membangun diri sebaik-baiknya. Saat ini, mulailah ada ada satu-dua yang bermasalah. Ini membuat para pendiri resah. Kok jadinya begini partai kita," kata Jero.

Hal senada disampaikan anggota Dewan Pembina PD Syariefuddin Hasan. Pertemuan itu, kata Syarief, merupakan keprihatinan para pendiri dan deklarator terkait kondisi partai pemenang pemilu 2009 saat ini. "Wajar para pejuang dulu dulu prihatin melihat kondisi seperti itu, dan ingin memberikan sesuatu," kata Syarief.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PD Saan Mustopa mengaku tidak melihat pertemuan pendiri dan deklarator Partai Demokrat bagian dari penggalangan kekuatan untuk menurunkan Anas.

Sebelumnya, anggota Dewan Pembina PD, Achmad Mubarok, menjelaskan, ada begitu banyak pihak yang meminta supaya Anas mundur. Namun, penegasan Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono merupakan isyarat kuat untuk meminta Partai Demokrat jangan terpengaruh. "Kalau sekadar menuruti permintaan pihak lain, Partai Demokrat jangan-jangan mungkin juga harus bubar sekarang," ujarnya. (kompas.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved