Berniat Menolong, Ustad Malah Masuk Bui

CIREBON, TRIBUN - Fuadi alias Ustad, satu dari empat tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diamankan Kepolisian Resor Cirebon Kabupaten mengaku tidak tahu jika Honda Vario yang dibelinya dari Wawan Budiman merupakan barang curian.

Penulis: roh | Editor: Deni Denaswara

CIREBON, TRIBUN - Fuadi alias Ustad, satu dari empat tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diamankan Kepolisian Resor Cirebon Kabupaten mengaku tidak tahu jika Honda Vario yang dibelinya dari Wawan Budiman merupakan barang curian. Dia terpaksa membeli, karena Wawan terus menawarkan sepeda motor tersebut kepadanya, dengan alasan butuh uang.

"Dia butuh uang dan saya menolongnya. Saya tidak tahu jika itu barang curian," kata pria yang kerap dipanggil Ustad ini, Selasa (7/2) di Markas Kepolisian Resor Cirebon Kabupaten, di Sumber.

Ustad mengaku membei Vario dari Wawan seharga Rp 2 juta. Dia juga tidak diberi surat-surat kendaraan saat membeli Vario tersebut.

"Bukan soal curiga, tapi karena menolong saja karena dia butuh uang," kata Ustad ditanya mengapa ia mau menerima kendaraan tanpa surat-surat.

Karena terbukti sebagai penadah, Ustad pun digelandang ke Markas Kepolisian Resor Cirebon Kabupaten di Sumber. Dia harus mendekam di jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (roh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved