Kanal

Kisah Penjaga Makam Sirnaraga Bandung, Sempat Mendengar Tangisan tapi Tak Ada Orangnya

Alan (52) penjaga makam di Pemakaman Sinaraga, Kota Bandung, Jumat (22/2/2019). - tribunjabar/syarif pulloh anwari

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selama 25 tahun tahun, pria asal Majalaya bernama Alan (52) ini menghabiskan hidupnya menjadi penjaga makam di Pemakaman Sinaraga Kota Bandung

Pakaian serba hitam dan topi hijau menjadi seragam andalannya untuk membersihkan rumput liar di Kompleks  Pemakaman Sinaraga Kota Bandung yang luasnya 18 hektare.

Ayah empat anak ini tak lupa membawa perkakas seperti arit, gunting, dan mesin rumput untuk membersihkan rumput liar tersebut.

Alan mengaku selama bekerja sebagai penjaga makam belum pernah melihat mahluk halus.

"Pernah waktu piket malam, suka jalan malam malam, dengar suara menangis, tapi dengarnya samar samar, kirain ada yang berantem, pas dilihat gak ada orang," ujar Alan saat ditemui Tribun Jabar di lokasi, Jumat (22/2/2019).

Alan mengaku sering ketiduran di makam sesuai pekerjaannya rampung.

"Kalau kecapaian suka ketiduran di makam pas bangun bangun pulang sudah Magrib," ujarnya

Dengan kejadian kejadian aneh yang dialami Alan, ia pun mulai terbiasa dan tidak pernah merasa takut sedikit pun.

"Sudah biasa, ngga ada takut takut, saya percaya adanya hal gaib," ujarnya.

Gadis yang Hilang Asal Tasikmalaya, Hilda Fauziah, Ternyata Sudah Dijodohkan Sejak Kecil

Alan menjalani profesi sebagai petugas pemakaman mendapatkan gaji yang cukup lumayan, ia mendapatkan gaji perbulan sebesar Rp 3.100.000, namun menurut Alan, ia memilih pekerjaan ini sebagai ladang amal ibadahnya.

"Itung itung ibadah bekerja di sini," ujarnya

Ia pun kini bisa tersenyum lebar, lantaran dari hasil gajinya itu, bisa menghidupi istri dan keempat anaknya itu,

"Ya gaji ini buat menghidupi keluarga, soalnya ketiga anak saya masih sekolah, yang satu sudah kerja," ujarnya.

Al Ghazali Kunjungi Ahmad Dhani di Rutan Medaeng, Usai Beri Komentar Dia Bernyanyi

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar

Berita Populer