Menyantap Bubur Ayam Bulgogi, Menu Favorit Mahasiswa Widyatama, Porsi Komplit Harga Terjangkau
Kelezatan bubur ayam bulgogi ini bisa dicicipi di Bubur Ayam Mustofa, Jalan PH H Mustofa No 81, Kota Bandung.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Umumnya Bubur ayam itu kerap ditambahi ati ampela atau suwiran daging ayam.
Tapi pernahkan Anda mencoba bubur ayam toping daging bulgogi khas Korea?
Kelezatan bubur ayam bulgogi ini bisa dicicipi di Bubur Ayam Mustofa, Jalan PH H Mustofa No 81, Kota Bandung.
Satu porsinya terdiri dari potongan daging bulgogi (sapi), daging ayam krispi, cakue goreng, daun bawang, saledri, bawang goreng, dan ditambahkan kerupuk putih.
Tampilan bubur ayam bulgoginya memiliki tekstur yang cukup kental dengan porsi yang cukup banyak.
Ketika dicicipi, buburnya terasa begitu lembut di mulut dan jauh dari kesan ambar. Daging bulgogi dan toping lainnya meninggalkan jejak rasa gurih di setiap gigitan.
Potongan daging bulgogi tersebut juga tidak terlalu besar alias dipotong kotak-kotak, sehingga mudah ditelan tanpa seret di kerongkongan.
Terlebih saat bubur ayam bulgogi disajikan masih hangat, cita rasanya pun nikmat dan aromanya benar-benar menggugah selera.
Formula lainnya yang membuat bubur ini spesial adalah sambal cengek hijau yang rasanya cukup pedas. Dijamin napsu makan Anda semakin meningkat plus bercucuran keringat.
Disamping itu, keistimewaan bubur ini menggunakan bahan kerupuk udang yang membuat sensasi rasa bubur kian maksimal.
Penjual Bubur Ayam Mustofa, Grace Delan Riwu, mengatakan, Ide pembuatan bubur ayam bulgogi ini barawal dari dirinya yang suka kuliner bulgogi.
• Setya Novanto di Rutan Gunung Sindur, Bukan di Lapas Gunung Sindur, Huni Kamar Observasi Blok A
"Karena rasanya yang enak, akhirnya kepikiran untuk membuat daging bulgogi sebagai tambahan toping bubur," ujar Grace kepada Tribun Jabar, ditemui di Kedai Bubur Ayam Mustofa, Jumat (14/6/2019) siang.
Grace mengaku, bumbu yang digunakan pada bubur tersebut tidak menggunakan bahan yang spesial.
Melainkan hanya bumbu dapur yang sering dijumpa di pasaran, yaitu merica, bawang putih, bawang bombay, dan irisan jahe.