Dinsos Sebut Wilayah KBB Hanya Sebagai Tempat Singgah Anak Jalanan dan Pengamen
Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat selama Ramadan ini masih belum menerima laporan adanya gelandangan
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat selama Ramadan ini masih belum menerima laporan adanya gelandangan atau anak terlantar yang berkeliaran mengamen.
Kepala Dinsos KBB, Heri Partomo mengatakan pihaknya melakukan pantauan secara situasional ketika ada kasus-kasus saja. Sedangkan untuk penanganannya, Heri menyebut senantiasa bekerjasama dengan Satpol PP dan Dinas Kesehatan.
"Kalau untuk kegiatan inspeksi kami sedang menunggu konfirmasi dari Satpol PP. Setiap Ramadan pasti akan ada razia, ya minimal penanganan menjelang Idulfitri," ujarnya di Ngamprah, Minggu (19/5/2019).
Ketika disinggung terkait titik mana saja biasanya banyak pengamen, anak terlantar, atau gelandangan, Heri pun mengatakan bahwa di KBB hanya sebagai lokasi transit untuk nantinya menuju ke Kota Cimahi dan Kota Bandung.
"Di sini (Bandung Barat) biasanya ada di Tagog dan Simpang tol. Tapi, mereka hanya sekedar singgah karena kehabisan ongkos dan untuk uang jajan, sedangkan yang menetap belum ada informasi dari TKSK atau komunitas peduli anak jalanan," katanya.
• Mengenal Hobi Hand Lettering, Seni Menggambar Huruf yang Indah
Heri juga mengatakan selama para pengamen atau pun anak jalanan tersebut tidak meresahkan atau mengganggu, pihaknya masih memaklumi dan memperbolehkannya.
"Selama tak menyebabkan masalah ya tidak apa-apa kami maklumi. Kalau di kota kan memang jelas sasaran dan penghasilan bagi mereka lebih besar. Jadi, KBB hanya sebagai transit dan penghasilannya tak terlalu besar.
• Manfaat Istimewa Buah Kurma, Cocok Dikonsumsi Setiap Hari, Khususnya Selama Bulan Puasa