Stok Darah di PMI KBB Aman Hingga Idulfitri, Selama Ramadan Pakai Strategi Jemput Bola

Persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung Barat selama Ramadan ini masih mencukupi untuk Syawal atau setelah Idulfitri.

Stok Darah di PMI KBB Aman Hingga Idulfitri, Selama Ramadan Pakai Strategi Jemput Bola
Deni Denaswara
Seorang petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung menunjukan dua buah labu darah yang tersedia di ruang penyimpanan darah, Kantor PMI Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (19/2). PMI Kota Bandung tengah kekurangan stok darah golongan A dan AB. PMI Kota Bandung menghimbau kepada masyarakat, bagi mereka yang sudah waktunya. Menurut salah seorang petugas PMI Kota Bandung, stok darah dapat dikatakann aman jika masing-masing golongan darah tersedia hingga 100 labu

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH- Persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung Barat selama Ramadan ini masih mencukupi untuk Syawal atau setelah Idulfitri.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua PMI KBB, A Junaedi. Menurutnya, biasanya Bandung Barat hanya memerlukan stok 200 labu darah.

Pada Ramadan ini, Junaedi mengakui memang sedikit pendonor yang mendonorkan darahnya. Hal itu berbeda dengan hari biasanya.

"Sebenarnya tak ada ketentuan mau kapan pun pendonor mendonorkan darahnya tapi selama Ramadan banyak yang melakukan donor setelah Magrib. Puasa ini pun jumlah labu yang didapat sedikit berkurang," katanya di Ngamprah, Sabtu (18/5/2019).

PMI KBB telah mengakomodasi rumah sakit-rumah sakit yang memerlukan labu darah, di antaranya RSUD Cililin, RSUD Cikalongwetan, RS Cimareme, RS Dustira, dan RS Kasih Bunda.

Persediaan Darah di PMI Kota Cirebon Menipis, Darah B dan AB Habis

Krisis Stok Darah, PMI Ciamis Gelar Aksi Donor dan Berharap Warga Aktif Mendonor

"Dalam sebulan biasanya kami dapatkan sekitar 200 labu darah tapi jika mendapatkan sebanyak 400 hingga 500 labu maka kami salurkan ke rumah sakit-rumah sakit tersebut," ujarnya.

PMI KBB, kata Junaedi pun menyebut masih menyimpan ketersediaan labu pada bulan lalu. Persediaan itu, ucapnya, masih aman karena stok lama masih tak dikeluarkan.

Selama Ramadan, PMI KBB biasanya memakai sistem jemput bola, memenuhi panggilan di lokasi yang banyak calon pendonor.

"Jadi, untuk puasa ini aman stoknya. Kami kalau bulan Ramadan ini suka memenuhi panggilan ke tempat yang memang tempat tersebut banyak warga yang ingin mendonorkan darahnya," ucapnya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved