Bagi Ribuan Takjil Gratis, Sejumlah Komunitas di Bandung Sebar Pesan Damai untuk Persatuan Indonesia

Dalam aksi tersebut, sejumlah komunitas membagian ribuan takjil secara gratis kepada pengendara motor yang melintas di 30 titik di Bandung

Bagi Ribuan Takjil Gratis, Sejumlah Komunitas di Bandung Sebar Pesan Damai untuk Persatuan Indonesia
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Puluhan orang dari berbagai komunitas membagikan ribuan takjil gratis kepada pengendara kendaraan bermotor di sekitar Dago, Cikapayang, Kota Bandung, Jumat (16/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Sejumlah komunitas di Kota Bandung menggelara aksi perdamaian dan keberagaman bulan Ramadan 1440 H di 30 titik di Kota Bandung, Jumat (17/5/2019) sore.

Dalam aksi tersebut, sejumlah komunitas membagian ribuan takjil secara gratis kepada pengendara motor yang melintas di 30 titik di antaranya sekitar Dago dan Cikapayang.

Pendeta GKI Maulana Yusuf, Pdt Wee Willyanto, mengatakan partisipasi nyata dari seluruh lapisan masyarakat di tengah perbedaan amat diperlukan.

"Kita tidak memandang ini siapa, itu siapa, di bulan Ramadan ini, kita berbagi. Jangan menjadikan perbedaan sebagai dasar bermusuhan, karena perbedaan adalah kekayaan yang diberikan Tuhan, mengapa kita harus memusuhi?" kata Pdt Wee Willyanto, Jumat (17/5/2019).

Saat membagikan takjil tersebut, pendeta GKI Maulana Yusuf itu meminta kepada rekan-rekannya turut membagikan senyuman kepada pengendara. Meskipun ada penolakan, rekan-rekannya tetap diminta memberikan senyum secara ikhlas.

Wiranto: Waspadai Penumpang Gelap Menjelang Penetapan Perolehan Suara Hasil Pemilu 2019

KRONOLOGI Penangkapan 11 Debt Collector di Jalan Asia Afrika Bandung, Tiarap Saat Polisi Datang

Ia berharap, melalui aksi nyata tersebut, bisa memperkuat persatuan untuk Indonesia.

"Mari perbanyak aksi, bukan statement. Karena aksi itu lebih berbicara daripada omongan. Kalau kita hanya bicara, banyak orang yang akan mempertanyakan, apalagi tidak disertai aksi nyata kepada suadara-saudara yang berbeda," katanya.

Dalam bahasa Sunda, kegiatan tersebut bertemakan "Sahate ti urang Bandung" berbagi cerita damai.

Organisasi kepemudaan semisal Ansor, PMII, GMKI, Forum Lintas Agama Deklarasi Sancang, Jakatarub, Walubi, Majelis Adat Sunda, dan kelompok lainnya turut serta dalam kegiatan berbagi tersebut.

Kurang dari 20 menit, 1.500 cup takjil, habis dibagikan kepada pengendara sepeda motor dan mobil di simpang empat Dago, Cikapayang, Bandung.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved