Polisi Bekuk Penjual Miras yang Akibatkan Dua Pemuda di Indramayu Meninggal Dunia

Jajaran Polres Indramayu meringkus penjual minuman keras yang mengakibatkan dua pemuda meninggal dunia.

Polisi Bekuk Penjual Miras yang Akibatkan Dua Pemuda di Indramayu Meninggal Dunia
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki (kiri), saat menginterogasi penjual miras dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jl Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Jumat (16/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Jajaran Polres Indramayu meringkus penjual minuman keras yang mengakibatkan dua pemuda meninggal dunia.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan, dua pemuda itu meninggal dunia setelah meminum ciu dicampur minuman berenergi.

"Kami amankan satu penjual ciu asal Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu," ujar M Yoris MY Marzuki dalam konferensi pers di Mapolres Indramayu, Jl Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Jumat (16/5/2019).

Ia mengatakan, penjual ciu yang kini berstatus tersangka itu berinisial TYN (43).

Bahkan, TNY sendiri mengakui telah menjual minuman haram tersebut selama kira-kira tiga tahun.

Menurut dia, tersangka juga pernah tersangkut kasus yang sama dengan jajaran Polres Indramayu.

"TYN mendapat pasokan miras itu dari kiriman PRW (40) asal Solo, Jawa Tengah," kata M Yoris MY Marzuki.

Dua Warga Indramayu Tewas Setelah Pesta Miras Oplosan di Bulan Puasa, Ciu Campur Minuman Energi

Selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, puluhan botol ciu siap jual, sejumlah peralatan pembuat ciu, dan uang tuna Rp 1713000 yang diduga merupakan hasil penjualan miras.

Menurut Yoris, tersangka diancam Pasal 204 KUHPidana dan atau Pasal 62 juncto Pasal 8 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

"Ancaman pidananya penjara paling lama seumur hidup dan atau hukuman selama-lamanya 20 tahun," ujar M Yoris MY Marzuki.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved