Kisah Penghafal Alquran

Cerita Silvi Adilaelani, Remaja Hafal 30 Juz Alquran, Ingin Memberi Mahkota ke Orangtua di Surga

Demi menjadi seorang hafizah, remaja putri asal Subang ini rela berada jauh dari rumah. Ramadan ini, hafalannya sudah 30 juz Alquran.

Cerita Silvi Adilaelani, Remaja Hafal 30 Juz Alquran, Ingin Memberi Mahkota ke Orangtua di Surga
Tribun Jabar/Haryanto
Silvi Adilaelani (paling kiri) bersama teman-temannya saat mondok di Ponpes Al-Muhajirin, Purwakarta untuk menghafal Alquran 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sudah empat tahun, Silvi Adilaelani (17), belajar di Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Kabupaten Purwakarta.

Demi menjadi seorang hafizah, remaja putri asal Subang ini rela berada jauh dari rumah. Ramadan ini, hafalannya sudah 30 juz Alquran.

Ditemui di Kampus I Al-Muhajirin, Nagrikaler, Kamis (16/5), Silvi bercerita, menjadi seorang penghafal Alquran adalah mimpinya sejak kecil.

"Awalnya, menghafal Alquran adalah karena ingin membahagiakan orang tua. Sebab, katanya, seorang penghafal Alquran dapat memberikan mahkota untuk orang tua nanti di surga," ujar Silvi.

Keinginannya menjadi hafizah makin kuat setelah ia masuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Muhajirin. "Di kelas 1 MTs, saya berhasil hafal juz ke-30. Usia saya waktu itu sudah 13 tahun," ujarnya.

Syekh Ali Jaber Cium Kaki Naja Penderita Lumpuh Otak, Sebut Hafiz Cilik Itu Seperti Alquran Berjalan

Seiring dengan berjalannya waktu, ayat demi ayat dalam Alquran yang berhasil ia hafal makin bertambah. "Biasanya, satu halaman Alquran, satu jam sudah bisa hafal. Tapi agar lancar banget, harus terus diulang-ulang," ujar Silvi, yang kini sudah duduk di kelas 2 Madrasah Aliah (MA) Al Muhajirin itu.

Silvi mengaku tak pernah merasa jenuh saat menghafal Alquran. Kendalanya hanya satu, yakni rasa kantuk, yang sering membuatnya sedikit bermalas-malasan.

5 Keutamaan Malam Nuzulul Quran Sebagai Malam Turunnya Alquran

"Di sini ada waktu wajib menghafal Alquran setiap malam, mulai pukul 20.00 sampai pukul 21.00. Kegiatan menghafal Alquran ini kemudian disambung lagi sekitar pukul 02.00, setelah atau sebelum salat sunat. Setelah salat Subuh, hafalan disetor ke pembimbing," ujarnya.

Namun, karena tekad dan motivasi yang kuat, rasa malas itu biasanya tak lama dan akan hilang dengan sendirinya. Bahkan, seiring dengan makin banyaknya ayat yang dihafal, Silvi merasa bahwa ia makin berkembang ke arah yang lebih baik.

Warung Remang-remang Masih Buka di Bulan Ramadhan, Polisi Ciduk 2 PSK dan 1 Pria Hidung Belang

"Dari proses penghafalan Alquran ini, saya jadi sabar, jadi bisa mengontrol diri. Apalagi setelah hafal isi Alquran seperti apa, akhlaknya yang baik jadi mengikuti," ujarnya.

Silvi mengatakan, sejak berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz, pekerjaannya di ponpes selain belajar adalah mengulang-ulang hafalan agar bacaannya makin baik. "Selain itu supaya hafalannya enggak lupa," ujarnya.

Setelah lulus dari ponpes yang membuatnya menjadi hafiz Quran, tahun depan, Silvi bertekad melanjutkan pendidikannya ke Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. "Rencananya, saya mau masuk ke jurusan Pendidikan Agama Islam," ujarnya. (*)

Penulis: Haryanto
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved