Pemkab Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Masjid yang Rusak Karena Longsor, Tunggu Hasil Tim Geologi

Pemkab prioritaskan perbaikan jalan dan masjid yang rusak karena longsor di Cililin. Tunggu hasil tim Geologi.

Pemkab Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Masjid yang Rusak Karena Longsor, Tunggu Hasil Tim Geologi
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat memberikan bantuan pada warga terdampak longsor Kampung Cicapeu, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, CILILIN - Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna melakukan kunjungan ke lokasi longsor Kampung Cicapeu, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin, Kamis (16/5/2019) untuk melihat kondisi warga terdampak dan terancam longsor.

Menggunakan pakaian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sepatu bot, Aa Umbara meninjau langsung ke titik longsor.

Setelah melihat-lihat kondisi longsor, Aa Umbara meninjau dapur umum dan posko pengungsian untuk menyapa warga yang mengungsi.

Menurut Aa, pemerintah hadir ke lokasi kejadian sebagai bentuk kepedulian dan turut prihatin atas bencana yang menimpa 166 warga.

Kedatangannya ke lokasi pun sekaligus memberikan sejumlah bantuan seperti perlengkapan tidur untuk di posko pengungsian.

"Kami juga memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga terdampak dan terancam agar mereka tetap dalam kondisi sehat," katanya di lokasi.

Ketika ditanyakan solusi ke depan untuk warga terdampak, Aa mengatakan akan terlebih dahulu memperbaiki jalan yang terputus.

Ia menambahkan akan memperbaiki masjid yang rusak berat dan berlanjut ke rumah-rumah yang memang mengalami kerusakan.

"Semoga ada solusi setelah melihat kontur tanah di sini oleh tim Geologi. Saya melihat sendiri di sini harus cepat mendapat penanganan agar di hari raya nanti sudah selesai untuk jalan dan masjid walaupun nanti rumah-rumahnya menyusul diperbaiki," ujarnya.

Selain itu, masalah logistik, Aa menambahkan, pihaknya akan memaksimalkan ketersediaan logistik selama 14 hari agar tak membebani rakyat.

"Saat ini sudah kami tetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari untuk Kampung Cicapeu," ucapnya.

Warga Terdampak Longsor Kidangpananjung Membutuhkan Air Bersih, Untuk MCK Andalkan Air Hujan

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved