KA Mutiara Selatan Relasi Surabaya-Bandung Mogok 4 Jam di Wilayah Tasikmalaya Tadi Pagi

Lokomotif kereta api (KA) Mutiara Selatan relasi Surabaya-Gubeng-Bandung mengalami gangguan saat melintas Tasikmalaya, Kamis (16/5/2019) pagi.

KA Mutiara Selatan Relasi Surabaya-Bandung Mogok 4 Jam di Wilayah Tasikmalaya Tadi Pagi
Tribun Jabar/Isep Heri
Lokomotif kereta api (KA) Mutiara Selatan relasi Surabaya-Gubeng-Bandung mengalami gangguan saat melintas di wilayah Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (16/5/2019) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Lokomotif kereta api (KA) Mutiara Selatan relasi Surabaya-Gubeng-Bandung mengalami gangguan saat melintas di wilayah Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (16/5/2019) pagi.

Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa kereta yang mengarah dari Stasiun Manonjaya menuju Stasiun Awipari itu mengalami pecah turbo dan mengeluarkan asap.

Namun hal itu dibantah oleh pihak PT KAI Daop 2 Bandung.

Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea menjelaskan gangguan perjalanan di KM 278 itu terjadi bukan diakibatkan pecah turbo.

"Tidak ada yang terbakar, yang ada hanya sedikit gangguan di bagian lokomotif," jelasnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon.

Amankan Jalur Kereta Api Saat Mudik Lebaran, PT KAI Daop 3 Kerahkan Ratusan Petugas Ekstra

Akibatnya, perjalanan KA Mutiara Selatan yang ditumpangi 175 penumpang itu sempat terhenti selama sekitar 4 jam.

"Kami menerima laporan dari masinis, kereta terhenti pukul 05.54 WIB, dan kembali bisa berangkat pukul 09.58 WIB," tuturnya.

"Setelah menerima laporan kami langsung mengirim lokomotif pengganti," lanjutnya.

Selama menunggu kedatangan lokomotif pengganti, kata Noxy, para penumpang diistirahatkan di Stasiun Manonjaya.

Dia juga menambahkan selama kejadian, jadwal perjalanan KA yang lain tidak terganggu.

"Atas nama PT KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang terjadi," ucapnya.

Rencananya, pihak PT KAI Daop 2 akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap lokomotif yang mengalami gangguan.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved