Ekonomi Tumbuh, Jabar Masih Miliki Masalah Disparitas Kemiskinan di Kota dan Desa

Sahat MT Panggabean, Jabar masih memiliki sejumlah persoalan ekonomi di antaranya masih adanya ketimpangan distribusi pendapatan dan angkatan kerja

Ekonomi Tumbuh, Jabar Masih Miliki Masalah Disparitas Kemiskinan di Kota dan Desa
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Diseminasi Kajian Fiskal Regional 2018 di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jabar, Kamis (16/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pada tahun lalu tercatat ekonomi Jawa Barat tumbuh 5,64% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,17%.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat itu didukung oleh hampir semua lapangan usaha yang didominasi oleh Industri Pengolahan sebesar 42,16% sebagai sektor basis.

Meski begitu, menurut Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat, Sahat MT Panggabean, Jabar masih memiliki sejumlah persoalan ekonomi di antaranya masih adanya ketimpangan distribusi pendapatan dan angkatan kerja di Jawa Barat yang bertambah dari rentan waktu Agustus 2017-2018 namun tidak diiringi peningkatan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang justru menurun 0,42% poin,

Selain itu, persentase penduduk miskin Jawa Barat pada September 2018 tercatat sebesar 7,25%, menurun 0,38% dibanding Maret 2018, namun disparitas kemiskinan perkotaan dan perdesaan cukup tinggi dimana persentase penduduk miskin pada September 2018 di perkotaan sebesar 6,33% dan perdesaan sebesar 10,07%.

"Seharusnya pelaksanaan APBN/APBD di Provinsi Jawa Barat dapat memberikan prioritas pada penanggulangan masalah-masalah tersebut dan diarahkan pada basis sektor-sektor potensial yang mampu memberikan nilai tambah bagi peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pendapatan," kata Sahat MT Panggabean saat memberikan sambutan di acara Diseminasi Kajian Fiskal Regional 2018 di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jabar, Kamis (16/5/2019).

KPP Pratama Bandung Cibeunying Beri Penghargaan 10 Wajib Pajak

Ini Nama-nama Peserta UN SMA/MA dan SMK dengan Nilai UN 5 Terbaik di Jawa Barat Tahun Ini

Untuk itu, katanya, Pemerintah pusat, Pemerintah daerah maupun instansi lain, harus terus bersinergi, berkoordinasi, dan memperkuat sinkronisasi, serta keterpaduan antara program-program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Sinergi tersebut dapat dilakukan melalui forumforum koordinasi dan komunikasi dalam penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di setiap tingkat kelembagaan sehingga program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar dapat saling mengisi, saling mendukung, dan dapat memberikan solusi mengatasi permasalahanpermasalahan di daerah

"Seperti kegiatan kali ini, diharapkan kegiatan ini akan semakin membuka wawasan dan pengetahuan kita semua bagaimana sebagai bagian dari masyarakat dapat berpartisipasi aktif untuk menemukan solusi dan strategi untuk mengatasi permasalahan pembangunan yang ada di Provinsi Jawa Barat," katanya. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved