Dahulukan Makan Kurma untuk Berbuka Puasa, Begini Penjelasan Medisnya

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan beberapa buah kurma sebelum melaksanakan shalat.

Dahulukan Makan Kurma untuk Berbuka Puasa, Begini Penjelasan Medisnya
shutterstock
Buah kurma. 

 TRIBUNJABAR.ID – Saat buka puasa, sebagai umat Islam kita diwajibkan untuk menyegerakan berbuka.

Tentu berbuka sebaiknya tidak dengan gorengan terlebih dahulu, atau dengan kolak terlebih dahulu.

Banyak yang menganjurkan dan mencontohkan berbuka dengan minum air putih terlebih dahulu, baru mengonsumsi makanan ringan lainnya, dan setelah itu makanan berat.

Tapi tidak sedikit juga yang menganjurkan dan mencontohkan, makan kurma terkebih dahulu, baru minum air putih, setelah itu baru makanan camilan lainnya

Tapi membatalkan puasa yang baik dan benar itu seperti apa?

Jadi iftar yang baik dan benar juga menyehatkan itu yang mana? Makan kurma terlebuih dahulu atau minum air putih dahulu?

Untuk menjawab hal ini, sebagai umat muslim kita sebaiknya mencontoh apa yang dilakukan oleh Rosul Allah, Nabi Muhammad SAW setiap kali beliau berbuka puasa.

Sebab dengan mencontoh dan melakukan apa yang Nabi Muhammad SAW, itu sama halnya dengan mengikuti sunnah dan memuliakan beliau.

“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum salat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air” - HR Abu Dawud (no. 2356), Ad-Daruquthni (no. 240) dan Al-Hakim (I/432 no. 1576). Dihasankan oleh Imam Al-Albani dalam Irwa-ul Ghalil fi Takhrij Ahaadits Manaaris Sabiil IV/45 no. 922,

Melansir dari almanhaj.or.id, Ustadz Abu Kayyisa Zaki Rahmawan, menjelaskan mengenai hadis di atas.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved