Warga Terdampak Longsor Kidangpananjung Membutuhkan Air Bersih, Untuk MCK Andalkan Air Hujan

Warga terdampak longsor di Kidangpananjung mengeluhkan ketersediaan air bersih. Untuk MCK andalkan air hujan.

Warga Terdampak Longsor Kidangpananjung Membutuhkan Air Bersih, Untuk MCK Andalkan Air Hujan
istimewa
Longsor yang terjadi di Kampung Cicapeu, RW 6, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin, Minggu (12/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, CILILIN - Hari Minggu (12/5/2019) menjadi momen tak terlupakan bagi 166 warga masyarakat terdampak longsor di Kampung Cicapeu, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin.

Pada malam itu hujan turun deras hingga Subuh.

Warga masyarakat pun sudah diinstruksikan oleh kepala dusun untuk meninggalkan tempat tinggalnya ketika hujan turun.

Kini, mereka pun mengungsi.

Sejumlah warga masyarakat terdampak dan mengungsi pun banyak mengeluhkan keberadaan air bersih, karena terputusnya sumber air akibat longsor.

Minimnya air bersih membuat warga sulit untuk minum, berwudu, hingga mandi.

Seorang warga terdampak,Rohmat (35) mengatakan, ia sudah sehari tak mandi karena tidak ada air bersih.

Untuk minum, kata Rohmat, ia mendapatkan air mineral dari bantuan logistik yang telah diberikan oleh Badan Penanggulanhan Bencana Daerah (BPBD).

"Kami minta tolong kepada pemerintah untuk sediakan air bersih. Di sini kami kekurangan air untuk mandi dan minum," ujarnya di lokasi, Rabu (15/5/2019).

Halaman
12
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved