Kesal, Posisi Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Masih Kosong, PMII Lakukan Ini

Sebuah pemandangan cukup menarik perhatian terlihat saat melintas di Jalan Raya Timur nomor 20, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya

Kesal, Posisi Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Tasikmalaya Masih Kosong, PMII Lakukan Ini
Tribun Jabar/Isep Heri
PC PMII Kabupaten Tasikmalaya memasang spanduk terkait masih kosongnya posisi wakil bupati dan sekda kabupaten Tasikmalaya, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sebuah pemandangan cukup menarik perhatian terlihat saat melintas di Jalan Raya Timur nomor 20, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (15/5/2019).

Dua buah spanduk besar dari kain putih berisi tulisan tertempel di lokasi yang tidak jauh dari sekretariat pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Tasikmalaya.

Di spanduk itu tertulis "Turut berduka atas ketiadaan-nya Wakil Bupati dan Sekda Tasikmalaya", kemudian tagar bertuliskan "#Save PP No 12 Tahun 2018, #Perpres No 3 Tahun 2018".

Ketua PC PMII Kabupaten Tasikmalaya, Lutpi Lutpiansyah mengakui bahwa spanduk tersebut sengaja dipasang.

"Ini bentuk kekecewaan kami karena belum adanya ( sosok yang menjabat di) posisi wakil bupati dan sekda di Pemkab Tasikmalaya," kata Lutpi Lutpiansyah saat ditemui, Rabu (15/5/2019).

Mau Menukarkan Uang untuk Lebaran? Ini 2 Lokasi Layanan Kas Keliling di Tasikmalaya dan Banjar

Menurutnya, kekosongan di jabatan teras pemerintah daerah harusnya segera diisi sesuai peraturan yang ada.

"Kekosongan wakil bupati ini menjadi perbincangan semua kalangan termasuk kami, merujuk peraturan nomor 12 tahun 2018 tentang kekosongan kepala daerah atau wakil kepala daerah," tuturnya.

Melalui aksi pemasangan spanduk ini, PC PMII Kabupaten Tasikmakaya, kata Lutpi menyuarakan tuntutan agar buoati dan partai pengusung segera menentukan perihal kekosongan wakil bupati.

"Kami menuntut agar partai pengusung segera duduk bersama menentukan para calon wakil bupati," ujarnya.

Selanjutnya, kekosongan posisi sekda pasca-Abdul Kodir yang terjerat kasus korupsi dana hibah bansos, menurut Lutpi, bupati harusnya bergerak cepat.

"Posisi sekda yang sentral di pemerintah daerah, kini masih dijabat Plh, kami menuntut pada bupati agar segera membuka open bidding untuk posisi sekda," ucapnya.

Parpol Lain Masih Malu-malu, PKS Sudah Ajukan Nama Bakal Calon Wakil Bupati Tasikmalaya

Dia menambahkan, langkah pemasangan spanduk ini ditempuh untuk mengajak masyarakat untuk mengingatkan bupati agar tidak abai aturan dibarengi melakukan pekerjaan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

"Siapapun nama yang diusung, kami hanya berharap kekososngan tidak terlalu lama seperti ini," tambahnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved