Datangi Pasar Tumpah Sambil Mabuk dan Keluarkan Kata Kasar, Seorang Pria Ditusuk di Cimahi

Datangi pasar tumpah sambil mabuk dan keluarkan kata-kata kasar, seorang pria ditusuk di Cimahi.

Datangi Pasar Tumpah Sambil Mabuk dan Keluarkan Kata Kasar, Seorang Pria Ditusuk di Cimahi
Tribun Jabar
Ilustrasi Perkelahian 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Seorang pria mengalami luka setelah terlibat perkelahian di Lapangan Cibaligo, Kampung Cibaligo, RT 01/10, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Selasa (14/5/2019) petang.

Perkelahian tersebut melibatkan dua orang yang tidak saling kenal. 

Satu orang warga Kampung Cibaligo dan yang lainnya warga Kampung Rawa, Tani Mulya, Kabupaten Bandung Barat, yakni Rendra Gunawan (28). Rendra mengalami luka akibat terkena tusukan pisau.

Kapolsek Cimahi Kompol Indarto mengatakan, perkelahian tersebut berawal saat Rendra datang ke lokasi kejadian dalam keadaan mabuk dengan menggunakan sepeda motor kemudian memancing emosi warga setempat.

"Korban (Rendra) mengeluarkan kata-kata kasar tidak pantas, sehingga memancing emosi orang yang ada di lokasi kejadian, lalu terjadi cekcok keributan," ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Rabu (15/5/2019).

Berdasarkan informasi yang didapat polisi, korban merupakan anggota salah satu LSM di Kabupaten Bandung Barat dan hal itu dibenarkan oleh ketuanya saat membuat laporan ke aparat kepolisian karena korban mengalami luka yang cukup serius.

Namun Kompol Indarto belum bisa memastikan berapa jumlah tusukan yang dialami korban.

Saat ini korban sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi.

"Korban mengalami luka di punggung akibat tusukan, lalu pelipisnya lecet dan bagian kaki seperti lutut dan betisnya terkena luka sayatan," ucapnya.

Untuk saat ini pihaknya masih memburu pelaku penusukan yang belum diketahui identitasnya tersebut dengan meminta sejumlah keterangan dari warga setempat termasuk korban.

"Saat kejadian itu, kondisi di lokasi kejadian ramao karena ada kegiatan ngabuburit dan adanya pasar tumpah. Jadi pelaku penusukannya sulit diketahui," kata Indarto.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh orang yang belum dikenal karena bisa memicu adanya keributan apalagi setelah pelaksanaan Pemilu 2019 ini.

"Kalau seperti itu, yang asalnya Kota Cimahi ini aman dan kondusif bisa menjadi tidak kondusif akibat adanya kegaduhan yang dilakukan oknum tertentu," kata Kompol Indarto.

Perusahaan di Cimahi Wajib Bayar THR Karyawan, Kecuali Tidak Mampu

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved