Catat, Jalur Ini Tidak Dianjurkan Dilewati Saat Mudik Melintasi Kabupaten Bandung

Satlantas Polres Bandung tidak menyarankan pemudik menggunakan jalur alternatif Ibun-Kamojang,pasalnya infrastruktur jalan di jalur tersebut sangat c

Catat, Jalur Ini Tidak Dianjurkan Dilewati Saat Mudik Melintasi Kabupaten Bandung
Tribunjabar/Theofilus Richard
ilustrasi mudik di terminal bus 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Satlantas Polres Bandung tidak menyarankan pemudik menggunakan jalur alternatif Ibun-Kamojang, pasalnya infrastruktur jalan di jalur tersebut sangat curam hingga dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Bandung, AKP Hasby Ristama, menuturkan ada dua jalur alternatif yang bisa digunakan pemudik pada mudik Idulfitri nanti.

Pertama, pemudik bisa menggunakan jalur Sapan-Majalaya-Cijapati, dan yang kedua jalur alternatif Ibun-Kamojang.

"Namun jalan alternatif ini akan digunakan apabila terjadinya urgensi. Misalnya seperti sudah terjadi antrean kendaraan di Gerbang Tol Cileunyi hingga 5 KM ke belakang maka kami akan membuka di KM 148 untuk daerah Sapan lanjut ke Majalaya, lanjut ke Cijapati," ujarnya seusai Rakor lintas sektoral jelang mudik lebaran 2019 di Mapolres Bandung, Soreang, Rabu (15/5/2019).

Penting Buat Pemudik, Nih Cek Dulu Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Purwakarta

Jalur tersebut memiliki panjang hampir 26 kilometer, pihaknya akan segera memasang rambu-rambu lalu lintas sebagai petunjuk bagi para pengendara yang nantinya akan menggunakan jalur alternatif tersebut hingga ke Garut.

"Satu jalur alternatif yaitu daerah Ibun - Kamojang. Tapi kami tidak merekomendasikan sama sekali jalur tersebut, karena tingkat kecuraman jalan cukup tinggi dan terjal hingga sangat dikhawatirkan akan membahayakan penguna jalan," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat lebih baik menggunakan jalur arteri yang sudah ada semisal Jalan Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka, Nagreg, Limbangan, dan Leles.

Jalur tersebut sudah disiapkan oleh petugas kepolisian, semua petugas tim gabungan akan disiagakan jalur utama (arteri) tersebut.

"Ibun sekali lagi tidak kami rekomendasikan karena rawan terjadi kecelakaan. Tapi kami juga sudah menyiapkan petugas yang disiagakan di jalur tersebut apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.

VIDEO Jelang Arus Mudik, Jalan di Simpang Cileunyi Masih Mengalami Kerusakan

Rusdy menambahkan, jalur alternatif ini hanya bisa dilalui oleh mobil kecil (mini bus) maupun motor saja.

Sementara untuk kendaraan besar semisal bus, sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan jalur alternatif tesebut.

Selain itu, karena jalur Cijapati dan Ibun merupakan jalur alternatif, maka masih perlu banyak penambahan sumber daya dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Hari ini kami rapat koordinasi lintas sektoral, dan beberapa kekurangan akan ditambah hingga pada hari H pelaksanaan masyarakat mudik nanti ataupun kembali setelah lebaran (arus balik) itu bisa maksimal," katanya.

Jalur Mudik Masih Butuh Banyak PJU, PUTR Kabupaten Bandung Janjikan H-7 Idulfitri Rampung

Warga Berharap Jalan Rusak di Simpang Cileunyi Segera Diperbaiki Sebelum Arus Mudik Lebaran

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved