Waspadai Gangguan Irama Jantung atau Listrik Jantung, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

Aritmia ini dapat menyerang seseorang yang betul-betul sehat tanpa faktor resiko seperti darah tinggi, kolesterol , diabetes, merokok maupun kegemukan

Waspadai Gangguan Irama Jantung atau Listrik Jantung, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya
Istimewa

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jantung merupakan salah satu organ tubuh yang sangat vital.

Karena itu, kondisi kesehatan jantung harus tetap terjaga dari segala macam kelainan yang bisa menyerang organ ini.

Di Indonesia, penyakit jantung masih menjadi salah satu penyakit yang menjadi momok menakutkan karena penyakit jantung bisa menyebabkan kematian mendadak tanpa ada gejala yang jelas.

Penyakit ini kini bahkan tidak lagi didominasi oleh usia lanjut, namun sudah cukup banyak ditemui pada usia produktif bahkan beberapa kasus pada usia tergolong muda.

Selama ini masyarakat lebih banyak mengetahui penyakit jantung adalah penyakit jantung koroner.

Padahal kelainan jantung tidak hanya itu, tetapi ada kelainan lain yaitu kelainan irama jantung yang belum banyak diketahui khususnya oleh orang yang awam.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Konsultan Aritmia dan Elektrofisiologi Rumah Sakit Santosa Bandung Center, Mohammad Iqbal mengatakan, terdapat gangguan pada jantung yang cukup berbahaya dan bisa menyerang siapa dan kapan saja dengan kondisi yang tak terduga yakni gangguan listrik jantung atau aritmia.

Iker Casillas Terkena Serangan Jantung saat Berlatih, Bintang-bintang Dunia Dukung Lewat Doa

Ada beberapa jenis aritmia yaitu detak yang terlalu lambat, terlalu cepat, atau detaknya tidak beraturan.

Inilah yang kadang kerap diabaikan. Kelainan aritmia berbeda dengan serangan jantung coroner atau infark miokard, dimana pada kasus jantung koroner terjadi sumbatan dalam pembuluh darah koroner sehingga menyebabkan nyeri dada atau bahkan kematian mendadak.

Halaman
12
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved