Sejumlah Warga Purwakarta Sulit Dapatkan Gas Melon, Saat Ada Harganya Mahal, Rp 25 Ribu per Tabung

Memasuki minggu kedua Ramadan, sejumlah warga di Purwakarta kesulitan dapatkan gas elpiji 3 kg. Kalaupun ada harganya mahal.

Sejumlah Warga Purwakarta Sulit Dapatkan Gas Melon, Saat Ada Harganya Mahal, Rp 25 Ribu per Tabung
Tribun Jabar/Haryanto
Seorang warga kembali pulang karena tidak mendapatkan gas elpiji ukuran tiga kilogram dari warung di Desa Cibogogirang, Plered, Purwakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Memasuki minggu kedua bulan Ramadan, sejumlah warga Kabupaten Purwakarta mulai kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram.

Menurut sejumlah warga, kelangkaan tabung gas melon itu sudah berlangsung sejak awal Ramadan.

Seorang warga Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Yeni Triwahyuni (38), mengeluhkan kondisi tersebut.

"Sudah mau dua minggu (gas langka), sejak awal puasa kelimpungan mencari, ke warung-warung juga sangat sulit," kata Yeni saat ditemui di rumahnya, Senin (13/5/2019)

Dia mengaku telah mencoba mencari ke sejumlah warung dan pangkalan gas di luar kecamatannya.

Sejumlah warung dan pengkalan gas yang disambanginya hingga ke Kecamatan Maracang banyak yang kehabisan gas melon tersebut.

Oleh karena langkanya gas bersubsidi itu, disejumlah warung harga gas yang diperuntukan masyarakat menengah ke bawah itu melambung.

Yeni bisa mendapatkan gas bergabung hijau itu di warung kelontong, tapi dengan harga yang cukup tinggi, yaitu Rp 25.000. Harga normal gas melon berkisar antara Rp 16.000 hingga Rp 19.000.

"Kalau untuk harga, biarpun mahal saya tetap beli, kan, butuh. Yang bikin repot itu sudah mahal, sulit didapat lagi,'' ucapnya menambahkan.

Hal serupa dikeluhkan oleh pemilik warung kelontong di Desa Cibogogirang, Plered, Purwakarta, Amah (47).

Dia mengaku sudah satu minggu terakhir warungnya ini tidak dapat pengiriman gas elpiji.

"Dari awal bulan puasa belum ada lagi, pas sebelum masuk Bulan Ramadan sudah cukup sulit jadinya sedikit pengirimannya," ujar Amah Saat ditemui di depan warungnya.

Mau Ngabuburit ke Situ Buleud atau Situ Wanayasa? Ini Prakiraan Cuaca di Purwakarta Sore Nanti

Saat Ramadan, Kebutuhan Gas Melon di Kota Cirebon Diprediksi 2.600 Tabung per Hari

Penulis: Haryanto
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved