Pesanan Peuyeum Sumedang Melonjak Saat Ramadan, Permintaan Datang dari Berbagai Daerah

Tak hanya dari Sumedang, pesanan peuyeum juga datang dari berbagai daerah. Dari mulai Cirebon hingga Garut.

Pesanan Peuyeum Sumedang Melonjak Saat Ramadan, Permintaan Datang dari Berbagai Daerah
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Permintaan peuyeum meningkat hingga 100 persen. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Selama bulan Ramadan, para pengusaha tapai atau tape singkong atau dalam bahasa Sunda disebut peuyeum, meraup untung.

Permintaan tape singkong meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

Produksi tape singkong pun naik hingga seratus persen.

Permintaan tape singkong tidak datang dari Kabupaten Sumedang saja, melainkan beberapa daerah di sekitarnya.

Hal tersebut disampaikan seorang pengusaha tape singkong, Ade Daryanto, ketika ditemui Tribun Jabar di tempat usahanya di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (13/5/2019).

Ade Daryanto mengaku, selama Bulan Ramadan, banyak permintaan tape singkong datang dari wilayah di luar Kabupaten Sumedang.

"Dari Sumedang jelas, selain itu ada juga permintaan dari Cirebon, Indramayu, sampai Garut," ujar Ade Daryanto.

Naiknya permintaan tape singkong, menurut Ade Daryanto, dikarenakan tape singkong banyak digunakan sebagai bahan penganan khas jelang berbuka puasa.

"Kan peuyeum (tape singkong) banyak dipakai untuk kolak, es teler, dimakan langsung juga banyak," ujar Ade Daryanto.

Ade Daryanto berharap meningkatnya jumlah permintaan tape singkong dapat bertahan setidaknya hingga akhir Ramadan.

"Biar ada modal untuk THR pegawai juga," ujarnya.

Berkah Ramadan, Permintaan Peuyeum Meningkat Hingga 100 Persen

Harga Tanah di Sekitar Bendung Rengrang Sumedang Naik 3 Kali Lipat

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved