Harga Tanah di Sekitar Bendung Rengrang Sumedang Naik 3 Kali Lipat

Kawasan yang terpencil kini menjadi ramai menyusul hampir rampungnya pembangunan Bendung Rengrang yang membendung Sungai Cipeles dan Cimaung ini.

Harga Tanah di Sekitar Bendung Rengrang Sumedang Naik 3 Kali Lipat
Istimewa
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG– Harga tanah di sekitar pembangunan Bendung Rengrang di perbatasan Kecamatan Situraja dan Paseh melonjak tiga kali lipat.

Kawasan yang terpencil kini menjadi ramai menyusul hampir rampungnya pembangunan Bendung Rengrang yang membendung Sungai Cipeles dan Cimaung ini.

Bendung Rengrang berada di blok Domas perbatasan Desa Malaka, Situraja dengan Desa Cijambe, Kecamatan Paseh.

“Harga tanah di sekitar Bendung Rengrang sekarang melonjak. Sebelumnya tanah di sana dihargai Rp 500 ribu per batanya sekarang naik tiga kali lipat menjadi kisaran Rp 1,5 juta per batanya,” kata Camat Situraja, Sutisna, Minggu (12/5/2019).

Lokasi Bendung Rengrang cukup jauh dari perkampungan terdekat dan di kelilingi hutan. Saat ini pembangunan Bendung Rengrang itu sudah 75 persen dan tinggal pembangunan saluran irigasi yang mengalir sampai Conggeang, Ujungjaya dan Tomo.

“Meski belum beroperasi, keberadaan Bendung Rengrang banyak bermanfaat bagi warga sekitar,” katanya.

Detik-detik Penggeledahan Rumah HS, Pria yang Ancam akan Penggal Kepala Jokowi Itu Sempat Tersenyum

Mempelai Wanita Terkejut, Calon Suaminya Diciduk Polisi dari Kantor KUA, Nikah di Ruang Satreskrim

Menurutnya, sebelum ada Bendung Rengrang, tidak ada pasokan listrik di daerah tersebut, namun kini listrik sudah masuk, dan masyarakat sekitar bisa menikmati listrik.

“Perajin batu-bata dulu kalau malam ke sini pakai patromak, sekarang tidak lagi karena sudah ada listrik,” katanya.

Bendung Rengrang juga sudah muai banyak dikunjungi warga yang datang untuk memancing. Pembangunan Bendung Renrang juga membuat Desa Malaka, Kecamatan Situraja dan Desa Cijambe, Kecamatan Paseh bisa tersambung dengan adanya jembatan diatas dam.

Tadinya jembatan hanya untuk melintas orang saja tapi banyak permintaan dari warga dan pemerintahan desa, jembatan ini bisa dilalui mobil kecil.

Halaman
12
Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved