3 Ruang Kelas Ambruk di Madrasah Ibtidaiyah Ridogalih Cianjur, Setengah Tahun Tak Tersentuh Bantuan

Bangunan yang terdiri dari tiga kelas milik Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih ambruk.

3 Ruang Kelas Ambruk di Madrasah Ibtidaiyah Ridogalih Cianjur, Setengah Tahun Tak Tersentuh Bantuan
Istimewa
Atap kelas ambruk di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih di Kampung Tegalnangka RT 01/03, Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Bangunan yang terdiri dari tiga kelas milik Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih ambruk.

Madrasah Ibtidaiyah Ridogalih di Kampung Tegalnangka RT 01/03, Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, tersebut sudah setengah tahun dan belum tersentuh bantuan.

Penyebab ambruknya atap Madrasah Ibtidaiyah Ridogalih diduga karena kayu lapuk akibat rayap.

Ambruknya tiga ruang kelas membuat kegiatan belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih menjadi terganggu.

Sebagian murid sempat tidak mau lagi mengikuti kegiatan belajar di sekolah karena khawatir sewaktu-waktu atap kelas mereka ambruk.

Pipih (45) seorang guru di MI Ridogalih mengatakan kurang lebih sudah 6 bulan lamanya kondisi ruang kelas tersebut dibiarkan ambruk.

Menurutnya, pihak sekolah sudah tak mampu lagi membangun kelas karena hingga saat ini terkendala biaya.

Bocah Madrasah Tsanawiyah Ini Sukses Masuk Tanpa Izin ke Situs NASA, Belajar Komputernya Otodidak

Bocah Kelas 2 SD di Garut Pikul Gerobak Baso Tahu ke Sekolah, Bandingkan Ukuran Gerobak dan Tubuhnya

Atap kelas ambruk di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih di Kampung Tegalnangka RT 01/03, Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur.
Atap kelas ambruk di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih di Kampung Tegalnangka RT 01/03, Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. (Istimewa)

"Ambruknya ruang kelas pertama kali baru dua lokal, karena dibiarkan seiring waktu sekarang bertambah satu lokal lagi yang ambruk jadi jumlahnya saat ini menjadi 3 lokal," kata Pipih melalui telepon, Jumat (10/5/2019).

Pipih mengatakan, ada 77 murid di sekolah tersebut. Menurutnya, saat ini terpaksa harus bergeser ke ruang kelas yang masih tersisa yang meskipun terpaksa sedikit kurang efektif karena keterbatasan ruangan.

Halaman
123
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved