Kisah Penghafal Alquran

Nu'man Tsabits, Penyandang Tunanetra yang Hafiz Alquran, Sehari Bisa Hafal Seperempat Juz

Menyandang keterbatasan fisik tak menyurutkan tekad Numan Tsabits (24) untuk menjadi penghafal Alquran.

Nu'man Tsabits, Penyandang Tunanetra yang Hafiz Alquran, Sehari Bisa Hafal Seperempat Juz
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Nu'man Tsabits (tengah) saat tadarus bersama murid-muridnya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menyandang  keterbatasan fisik tak menyurutkan tekad Numan Tsabits (24) untuk menjadi penghafal Alquran. Dalam sehari, ia bisa menghafal seperempat juz Alquran.

Padahal, kedua matanya tak bisa melihat.

Ditemui di tempatnya mengajar mengaji di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Negeri Cimahi, Selasa (7/5), Nu'man mengatakan, ia mulai belajar untuk menghafal Alquran setelah lulus dari SMA, pada 2014.

Selepas SMA, cerita Lukman, keinginannya sebenarnya melanjutkan ke perguruan tinggi.

"Tapi tidak ada biaya karena orang tua juga harus membiayai sekolah adik-adik saya. Orang tua pun akhirnya menyuruh saya mondok (mesantren) di Cirebon," ujarnya.

Luar Biasa, Pria Tunanetra Ini Bisa Hafal Alquran 30 Juz

Selama tinggal di pesantren itulah, kata Lukman, ia mulai menghafal Alquran. Biasanya menghafal dengan menggunakan Alquran braille.

"Ternyata ketika dijalani, enak juga menghafal Alquran ini, hingga tak terasa saya hafal 10 juz," katanya.

Bisa menghafal hingga 10 juz, kata Nu'man, membuat semangat dan kecintaannya dalam menghafal Alquran makin bertambah.

"Akhirnya, alhamdulillah, hafalannya selesai. Saya hafal semuanya. Ini berkat doa dan dukungan dari orang tua juga, yang sangat ingin memiliki anak-anak yang hafiz Alquran," ujar sulung dari enam bersaudara ini.

Halaman
123
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved