Sebelum Bekerja, Para ASN di Purwakarta Tadarus Alquran

Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Iyus Permana mengatakan bahwa tadarus Alquran ini dilakukan oleh semua pegawai di seluruh OPD

Sebelum Bekerja, Para ASN di Purwakarta Tadarus Alquran
Tribun Jabar/Haryanto
ASN Purwakarta tadarus Alquran di Kompleks Pemda Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Selama bulan Ramadan, para ASN di Pemda Purwakarta yang beragama Islam diwajibkan untuk melakukan tadarus Alquran sebelum memulai pekerjaannya.

Hal itu bagian dari memperkuat ibadah para ASN Pemda Purwakarta yang menjalankan ibadah puasa pada bulan suci ini.

Terkait kebijakan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta, Iyus Permana mengatakan bahwa tadarus Alquran ini dilakukan oleh semua pegawai di seluruh OPD di Purwakarta.

"Aktivitasnya diawali dengan Tadarusan yaitu mengaji Alquran. Membaca Alquran ini merupakan sebuah kewajiban dan kebutuhan umat muslim," kata Iyus saat ditemui di Kompleks Pemda Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta, Rabu (8/5/2019).

Kegiatan positif itu menjadi agenda rutin di Bulan Ramadan karena menurutnya Alquran adalah kitab suci umat Islam yang harus menjadi petunjuk kehidupan.

Pengajian diikuti oleh seluruh pegawai Pemda, yaitu ASN termasuk pegawai Tenaga Harian Lepas (THL).

Peringati Nuzurul Quran, Pejabat dan Masyarakat di Kota Tasik Gelar Tadarusan

THR Idulfitri untuk ASN Cair Bulan Mei 2019, Sudah Dipersiapkan Sejak April

Selain itu pula, di bulan puasa ini para ASN pun diwajibkan masuk kantor lebih awal dari biasanya yaitu 06.30 WIB.

Hal itu memiliki latar belakang agar para pegawai masih fresh serta produktivitas kerjanya tetap terjaga.

Karena masuk lebih awal, jam pulang kerja pun secara otomatis lebih cepat pula dari bulan-bulan di luar bulan Ramadan.

"Agar produktifitas dan semangat kerjanya tetap terjaga, selain itukan pulang pukul 13.30 WIB untuk memberikan waktu bagi yang berkeluarga khususnya ibu-ibu bisa menyiapkan berbuka," ujarnya.

Iyus menegaskan meski bekerja sambil berpuasa, para ASN harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Apalagi untuk OPD yang berbasis pelayanan langsung kepada masyarakat.

Bahkan seharusnya di bulan suci Ramadan ini kerja melayani masyarakat harus semakin ditingkatkan.

"Bulan Ramadan tetap melayani dengan sepenuh hati bahkan harus lebih ditingkatkan, karena memberikan pelayanan di bulan Ramadan berlipat lipat pahalanya," ucap dia.

Penulis: Haryanto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved