Pemilu 2019

Pos Kesehatan Didirikan di Tempat Rekapitulasi KPU Jabar, 25 Petugas Periksa, Sebagian Diberi Obat

Sebuah posko kesehatan berdiri di tempat rapat pleno rekapitulasi surat suara Pemilu 2019. Sebanyak 25 orang diperiksa, sebagain diberi obat.

Pos Kesehatan Didirikan di Tempat Rekapitulasi KPU Jabar, 25 Petugas Periksa, Sebagian Diberi Obat
Tribunjabar.id/Ery Chandra
Suasana posko kesehatan di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (8/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah posko kesehatan berdiri di tempat rapat pleno rekapitulasi surat suara Pemilu 2019. Posko kesehatan itu bertujuan memberikan pengobatan gratis kepada petugas dan peserta rapat. Supaya tidak ada yang jatuh sakit.

Dari pengamatan Tribun Jabar sepintas, posko kesehatan dari Rumah Sakit Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat itu didirikan sebelum masuk menuju ruang berlangsungnya rekapitulasi. Seorang pria tampak diperiksa tensi darahnya dekat meja sederhana itu.

Perawat Posko Kesehatan, Risma Aditya mengatakan apabila terdapat pasien yang membutuhkan tindakan lebih lanjut, pihaknya telah menyediakan satu unit mobil ambulan, alat-alat medis. Semisal, untuk memeriksa jantung, dan paru-paru.

"Mudah-mudahan enggak ada dengan pasien yang kasus seperti itu. Tapi kami sudah mempersiapkan alat seperti itu," ujar Risma, di Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (8/5/2019).

Bocah Kelas 2 SD di Garut Pikul Gerobak Baso Tahu ke Sekolah, Bandingkan Ukuran Gerobak dan Tubuhnya

Risma menuturkan sejak pagi hari berada di Kantor KPU Jabar sebanyak 25 orang yang menghampiri posko kesehatan. Menurutnya, bukan berarti mereka sakit atau membutuhkan tindakan lebih lanjut.

"Untuk memeriksa tensinya, takutnya tensinya tinggi atau bagaimana. Memang ada beberapa orang yang kami kasih obat," katanya.

Kampanye di PAUD di Ciamis, Caleg Termuda dari PKS Dihukum 4 Bulan Penjara

Hal serupa disampaikan oleh dokter Posko Kesehatan, Rani Sabrina mengatakan dimulai hari ini hingga hari Sabtu (1/5) mendatang mereka mengantisipasi terjadi banyak korban sakit, apalagi meninggal dunia karena kelelahan.

"Kami jadi belajar dari kejadian sebelumnya. Maka diadakanlah tim kesehatan ini," ujarnya.

Penulis: Ery Chandra
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved