KLB PSSI Tidak Agendakan Pemilihan Ketua Umum yang Baru, PSSI Beralasan Begini

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI tidak mengagendakan pemilihan Ketua Umum PSSI yang baru.

KLB PSSI Tidak Agendakan Pemilihan Ketua Umum yang Baru, PSSI Beralasan Begini
BolaSport.com/Muhammad Robbani
Anggota Exco PSSI, Gusti Randa, menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (7/5/2019) 

TRIBUNJABAR.ID - Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI tidak mengagendakan pemilihan Ketua Umum PSSI yang baru.

Beberapa pihak yang menentang hal tersebut akhirnya  melahirkan Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) yang mendeklarasikan KLB tandingan untuk percepatan pemilihan Ketua Umum PSSI baru

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa menilai bahwa PSSI punya alasan tak punya agenda pemilihan ketua umum lantaran itu amanat dari FIFA.

"KLB itu bukan maunya PSSI, tetapi itu setelah PSSI dapat surat dari FIFA," kata Gusti Randa kepada wartawan, Selasa (7/5/2019).

5 Berita Persib Terpopuler Selasa (7/5/2019), dari Kabar Rene Mihelic Sampai Naturalisasi Fabiano

"Salah satunya agenda pada KLB nanti harus ada komite pemilihan di bulan Juni nanti."

"Dalam surat PSSI juga mengatakan, setelah terbentuk itu ada roadmap-nya."

"Pada Kongres Tahunan PSSI, FIFA mengamanatkan menjadi kongres tahunan biasa, tetapi agenda pemilihan yang jatuhnya 2020 nanti."

"FIFA mengamanatkan berubah menjadi kongres pemilihan, di situlah pemilihan baru," ujar Gusti Randa menambahkan.

Sementara itu, soal revisi statuta yang menjadi salah satu agenda KLB, Gusti Randa merasa itu hak PSSI.

Disingkirkan PSM Makassar, Manajer Bhayangkara FC Sebut Laga Sudah Dipesan, PSSI Akan Periksa Wasit

Terlebih, dia merasa bahwa revisi statuta penting untuk menyesuaikan perkembangan zaman.

"Agenda KLB soal pembentukan komite pemilihan dan statuta, statuta harus direvisi karena pertimbangan zaman yang harus up-to-date," ucap Gusti Randa.

"Seperti saat berhalangannya ketua umum maka ketua umum itu harus diganti anggota tertua."

"Hal itu harus diluruskan, anggota PSSI yang merevisi bukan anggota yang menafsirkan, itu bahaya."

"Anggota yang punya hak baru mau revisi, ini kok malah orang di luar menafsirkan," kata Gusti Randa lagi. (BolaSport.com/Muhammad Robbani)

Barcelona Keok 4 Gol Tanpa Balas, Philipe Countinho Jadi Pemain Terburuk

Liga 1 2019 Tinggal 2 Minggu Lagi, Robert Rene Alberts Ingin Bentuk Karakter Pemain Persib Bandung

Editor: Theofilus Richard
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved