Pemilu 2019

Caleg PKB Ini Masuk Penjara Setelah Janjikan Hadiah Drum dan Magi Com Saat Kampanye

Gara-gara janjikan hadiah saat berkampanye, Caleg DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dapil 1 dari Partai PKB, Hafizan Abbas, divonis 3 Bulan penjara.

Caleg PKB Ini Masuk Penjara Setelah Janjikan Hadiah Drum dan Magi Com Saat Kampanye
Pixabay.com
Ilustrasi. 

TRIBUNJABAR.ID, PEKANBARU - Gara-gara janjikan hadiah saat berkampanye Pemilu 2019, Caleg DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dapil 1 dari Partai PKB, Hafizan Abbas, divonis 3 Bulan penjara.

Janji tersebut ia sampaikan saat berkampanye ke rumah warga pada 13 Maret 2019 lalu.

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, mengungkapkan bahwa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bengkalis, majelis hakim menjatuhkan vonis 3 bulan penjara terhadap Hafizan Abbas, Selasa (7/5/2019).

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat, saat berada di rumah seorang warga di Jalan Suak Baru, Desa Banglas Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

"Hafizan menjanjikan kepada peserta yang hadir berupa 1 drum air, 1 magic com dan 2 kain sarung untuk setiap rumah, dan meminta kepada peserta untuk memilih dirinya sebagai Calon Anggota DPRD," kata Rusidi.

Mengaku Caleg Perindo, Pria Asal Surabaya Ini Tipu Korbannya Puluhan Juta Rupiah

Sidang Pembacaan Putusan Pidana Pemilu ini digelar, di Pengadilan Negeri Bengkalis, Selasa.

"Dalam sidang yang diketuai majelis hakim, Annisa Sitawati, menyatakan bahwa Hafizan terbukti bersalah," kata Rusidi

Caleg dari Partai PKB tersebut telah melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf J junto pasal 523 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2019, tentang pemilihan umum yang menyatakan bahwa Pelaksana, Peserta Pemilu, dan Tim Kampanye dilarang menjanjikan dan memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye.

Untuk pelaku dapat dipidana, maksimal selama 2 Tahun dan denda sebesar Rp 24 Juta dengan subsider 1 bulan kurungan.

Rusidi juga menyampaikan apresiasi kepada Sentra Gakkumdu Kabupaten Kepulauan Meranti, terkait proses hukum terhadap pelaku.

"Saya mengapresiasi kinerja Sentra Gakkumdu Kepulauan meranti, dalam penegakan hukum pemilu di Riau," sebut Rusidi.

Selain itu Sentra Gakkumdu Kepulauan Meranti merupakan Sentra Gakkumdu paling banyak selama Pemilu 2019 yang mengajukan pidana pemilu yang sampai ke Pengadilan.

"Kita tidak pandang bulu, pokoknya siapapun yang melanggar akan kita tindak," ujar Rusidi. (Kompas.com/Citra Indriani)

Suara Caleg Baru PKB Kalahkan Ketua PDIP, Demokrat, dan Ketua PKS Kota Bandung, Ini Rahasianya!

Daftar Caleg yang Lolos dari Bandung Barat, Rachel Maryam, Dede Yusuf dan Anak Bupati ke Senayan

Di Dapil III Jabar Caleg DPR RI Petahana Bertumbangan, Gerindra Raih 2 Kursi, Partai-partai Lain 1

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved