Pemilu 2019

Bawaslu Kabupaten Cirebon Sedang Proses Dugaan Pelanggaran Pemilu Terkait Money Politic

Titi Sumanti dilaporkan Budiman, seorang warga asal Kecamatan Karangwareng, ke Bawaslu Kabupaten Cirebon karena diduga melakukan pelanggaran pemilu.

Bawaslu Kabupaten Cirebon Sedang Proses Dugaan Pelanggaran Pemilu Terkait Money Politic
Tribunjabar.id/Siti Masithoh
Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Bawaslu Kabupaten Cirebon sedang memproses dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Caleg Partai NasDem di Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Cirebon, Titi Sumanti.

Titi Sumanti masuk caleg terpilih dari NasDem berdasarkan perhitungan rekap seluruh internal partai politik di Kabupaten Cirebon.

Awalnya, Titi Sumanti dilaporkan oleh Budiman, seorang warga asal Kecamatan Karangwareng, ke Bawaslu Kabupaten Cirebon karena diduga telah melakukan pelanggaran pemilu berupa membagikan uang sehari sebelum pemungutan suara.

Pembagian uang tersebut berupa pecahan Rp 10 ribu, Rp 15 ribu, dan Rp 20 ribu yang dimasukkan ke dalam amplop disertai foto caleg.

Kini, amplop itu menjadi barang bukti Bawaslu untuk melakukan proses penyelidikan.

PPP Bandung Barat Nilai Pemilu 2019 Ada Kecurangan, Akan Segera Laporkan ke Bawaslu

Pembagian uang yang diduga dilakukan oleh Titi Sumanti tersebut, berada di Desa Karangasem, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon yang diduga dilakukan di TPS 02, 03, 04, dan 05.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir, membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihaknya tengah memproses laporan warga.

"Kita tengah memproses laporan tersebut dan sudah melakukan klarifikasi ke sejumlah pihak. Masih dalam rangka tahap klarifikasi termasuk Titi Sumantinya juga sudah kita klarifikasi," katanya kepada Tribun Jabar, Senin (6/5/2019).

Menurutnya, Bawaslu perlu melakukan klarifikasi ke sejumlah pihak terkait sebelum memutuskan hasil laporan.

Namun, ia mengaku, putusan itu bisa dikeluarkan pihaknya sekitar lima hari ke depan.

"Untuk mengetahui hasilnya, tidak terlalu memakan waktu lama, paling maksimal lima hari ke depan. Kita harus melakukan klarifikasi ke sejumlah pihak lagi untuk bisa memutuskan hal itu masuk pelanggaran pemilu atau tidaknya," ungkapnya.

Bawaslu Kirim Surat Panggilan untuk Satu Perkara Pidana Pemilu dan 2 Kasus Politik Uang

Selain kasus Titi Sumanti, Bawaslu Kabupaten Cirebon juga tengah memproses caleg lain yang juga diduga melakukan pelanggaran pemilu.

Sementara itu, Ketua Bappilu DPD NasDem Kabupaten Cirebon, Dadang Kosasi mengaku, pihaknya sudah melakukan pendampingan kepada Titi Sumanti saat dimintai klarifikasi oleh Bawaslu.

"Kalau layak diproses atau tidaknya laporan itu yang bisa menilai adalah Bawaslu. Tapi kita maupun caleg bersangkutan sudah memberikan klarifikasinya ke Bawaslu," kata dia.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved