Pemilu 2019

KPU Gagal Penuhi Target Selesaikan Penghitungan Suara Pemilu 2019 26 Negara per Hari

KPU gagal memenuhi target untuk menyelesaikan rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 26 negara pada Sabtu (4/5/2019).

KPU Gagal Penuhi Target Selesaikan Penghitungan Suara Pemilu 2019 26 Negara per Hari
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Ketua KPU, Arief Budiman. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - KPU gagal memenuhi target untuk menyelesaikan rekapitulasi suara Pemilu 2019 di 26 negara pada Sabtu (4/5/2019).

Dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 Nasional Luar Negeri di Gedung KPU, Jakarta, penghitungan suara baru selesai dari 10 negara.

Sebanyak 10 negara tersebut, yakni Pyongyang, Korea Utara ; Taskhent, Uzbekistan ; New Delhi, India ; Melbourne, Australia ; Rabath, Maroko ; Washington DC, Amerika Serikat ; Yangoon, Myanmar ; Hanoi, Vietnam ; Karachi, Pakistan dan Tunis, Tunisia.

Dilansir dari Kompas.com, rapat pleno rampung pukul 23.22 WIB. Rapat berakhir setelah saksi parpol serta capres cawapres menyampaikan pendapatnya mengenai tiga negara yang hasil rekapitulasinya dibahas pada sesi terakhir, yakni New Delhi, India ; Melbourne, Australia; dan Rabath, Maroko.

Ahmad Dhani Terindikasi Gagal Jadi Anggota DPR RI Gara-gara Ini

Saksi memprotes sejumlah hal. Mulai dari ketidakcocokkan jumlah DPT, ketersediaan surat suara yang seharusnya dilebihkan 2 persen dari DPT hingga keseuaian DPT Pileg dengan DPT Pilpres.

Meski demikian, dibantu PPLN yang bersangkutan, satu per satu persoalan itu mampu dijelaskan sehingga semua pihak menerimanya.

Rapat pleno itu ditutup oleh Komisioner KPU Hasyim Asyaari.

"Demikian Bapak Ibu sekalian, dengan berakhirnya rekapitulasi di New Delhi, Rabath dan Melbourne, maka ini sudah dapat disahkan ya," kata Hasyim.

Kemudian, ia mengetuk palu sebanyak tiga kali. Rapat pleno itu pun akan dilanjutkan pada Minggu (5/5/2019) pukul 09.00 WIB.

Diberitakan, Ketua KPU, Arief Budiman, yakin rapat pleno ini, mampu menyelesaikan rekapitulasi di 25 negara.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved