Permodalan Nasional Madani Kukuhkan Klaster Konfeksi di Soreang

Setelah mendapatkan beragam pelatihan, saat ini nasabah Mekaar Binaan mempunyai keahlian menjahit dan dapat menambah penghasilan ekonomi keluarga.

Permodalan Nasional Madani Kukuhkan Klaster Konfeksi di Soreang
ISTIMEWA
Para peserta menjahit kerudung dalam pelatihan klaster konfeksi yang diadakan Permodalan Nasional Madani di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (2/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mengukuhkan klaster konfeksi di Sahid Sunshine Hotel, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (02/05/2019). Klaster konfeksi ini beranggotakan 50 pelaku usaha mikro dan kecil yang merupakan nasabah binaan produk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) di bidang konfeksi dan menjahit.

Dalam rilis yang diterima Tribun, Jumat (3/5/2019), melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), PNM memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan klaster yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha. Dalam menentukan bentuk kegiatan, PNM melakukan pendalaman terhadap kendala dan peluang usaha para nasabah, sehingga program PKU dapat tepat sasaran dan berdampak.

Nasabah PNM Mekaar yang merupakan perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro dilatih agar dapat menjahit dan menghasilkan produk yang berkualitas baik dan setelahnya hasil produk nasabah PNM Mekaar akan dibranding dan pasarkan oleh nasabah PNM ULaMM yang merupakan pengusaha UMK di bidang konfeksi.

Klaster Konfeksi telah mendapatkan pelatihan pada tanggal 25-26 April 2019. Para peserta diajarkan cara menjahit dari mulai membuat pola, pemotongan bahan dan menjahit hingga packaging. 

Dalam kegiatan ini PNM bekerjasama dengan Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Bandung, Dinas Perindustrian & Perdagangan Kabupaten Bandung dan Gapura Digital Google. Pelatihan yang diberikan berupa pelatihan akhir untuk menjahit kerudung dan gamis yang diselenggarakan di tempat produksi usaha nasabah PNM ULaMM Soreang,  yaitu Bapak Romi dan Ibu Eli. Mereka merupakan nasabah binaan PNM yang memiliki usaha konfeksi yang pemasaran nya sudah ke pasar nasional.

Setelah mendapatkan beragam pelatihan, saat ini nasabah Mekaar Binaan mempunyai keahlian menjahit dan dapat menambah penghasilan ekonomi keluarga.  Pemasaran dari hasil jahit itu difasilitasi oleh nasabah ULaMM yang sudah mempunyai pangsa Pasar sendiri. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved