OVO, Tokopedia, & Grab Gelar Gerakan Sosial 'Patungan Untuk Berbagi' untuk Pendidikan Lebih Layak

Sebagai upaya mendukung program Indonesia pintar, OVO, Tokopedia, dan Grab, gelar gerakan sosial ‘Patungan Untuk Berbagi’.

OVO, Tokopedia, & Grab Gelar Gerakan Sosial 'Patungan Untuk Berbagi' untuk Pendidikan Lebih Layak
Tribunjabar.id/Fasko Dehotman
Para petinggi OVO, Tokopedia, dan Grab beserta Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, berfoto bersama setelah resmi membuka gerakan sosial ‘Patungan Untuk Berbagi'. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sebagai upaya mendukung program Indonesia pintar, OVO, Tokopedia, dan Grab, gelar gerakan sosial ‘Patungan Untuk Berbagi’.

Gerakan tersebut telah resmi dibuka di Thamrin Nine Ballroom, Jalan MH Thamrin No 10, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019) sore.

Dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) di tahun 2017, masih terdapat 4,4 juta anak Indonesia belum memiliki jaminan pendidikan.

Oleh karena itu, OVO, Tokopedia, dan Grab mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak Indonesia melalui gerakan ini.

Para petinggi yang hadir pada pembukaan gerakan tersebut yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison, Direktur OVO, Harianto Gunawan, dan President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.

Begini Kisah Aep Syaefudin, Menangkan Umrah Gratis dari Grab [VIDEO]

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, mengatakan, gerakan sosial tersebut bisa menggerakkan masyarakat Indonesia untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan dengan mudah.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung jalannya gerakan Patungan Untuk Berbagi yang diinisiasi oleh Tokopedia, OVO, dan Grab pada Ramadan tahun ini. Ekosistem digital pula lah yang selama ini memberi contoh yang masif dalam implementasi ekonomi berbagi dan bergotong royong," tutur Rudiantara di hadapan awak media.

Rudiantara menambahkan, hal tersebut tentu sangat membanggakan. Mengingat semangat kearifan lokal ini tetap dilestarikan oleh para pembisnis generasi millenial kita.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menuturkan, tujuan digelarnya gerakan sosial ini karena ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar bersedia memberikan donasi pendidikan selama bulan Ramadhan ini.

Halaman
123
Penulis: Fasko dehotman
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved