Pemkab Bandung Ingatkan Pengusaha Bayar Upah Buruh Sesuai UMK, Tuntut 2 Perusahaan ke Pengadilan

Pemkab Bandung mengingatkan pengusaha bayar buruh sesuai UMK. Seret dua perusahaan karena bayar upah tak sesuai ketentuan.

Pemkab Bandung Ingatkan Pengusaha Bayar Upah Buruh Sesuai UMK, Tuntut 2 Perusahaan ke Pengadilan
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Memperingati Hari Buruh Internasional ( May Day ) 2019, aliansi buruh Kabupaten Bandung menggelar tablig akbar di Dome Balerame Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (2/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Rukmana mengingatkan pengusaha untuk membayar buruh sesuai UMK.

Menurutnya, secara regulasi pengawasan tenaga kerja berada dalam ranah pemerintah provinsi.

Namun, sebagai daerah yang mempunyai banyak pelaku industri, pihaknya tetap melakukan monitoring pelaksanaan upah buruh sesuai ketentuan.

"Jika ada perusahaan yang tidak membayar upah sesuai UMK, kami lakukan pembinaan," kata Rukmana di sela perayaan Hari Buruh Internasional tingkat Kabupaten Bandung di Dome Balerame Soreang, Kamis (2/5/2019).

Menurutnya jika pembinaan tidak berjalan maka pihaknya akan melakukan langkah hukum.

Menurut Rukmana tahun ini telah ada satu perusahaan yang diseret ke meja hijau karena tidak membayar upah karyawan sesuai ketentuan.

"Tahun ini pengusaha dari Ferinateks kami tuntut ke pengadilan karena tidak membayar upah karyawan sesuai ketentuan," ujarnya.

Pengusaha tersebut, kata Rukmana, dihukum satu tahun penjara.

Sebelumnya pada 2017 pengusaha Tridaya Max juga diseret ke pengadilan dan dikenakan denda Rp 100 juta karena tidak memberikan upah kerja sesuai dengan aturan.

"Kemungkinan di lapangan masih ada perusahaan yang belum membayar upah sesuai UMK," ujarnya.

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved