Bangunan SDN Pasir Kaliki Rusak, Tak Dapat Dana Rehabilitasi dari Pemerintah Karena Ini

Sama seperti jaraknya yang jauh ke pusat kota, perbandingan kondisi bangunannya dengan bangunan sekolah dasar di pusat kota pun seperti langit dan bum

Bangunan SDN Pasir Kaliki Rusak, Tak Dapat Dana Rehabilitasi dari Pemerintah Karena Ini
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
SDN Pasir Kaliki di Jatigede Sumedang rusak parah, sudah lapuk 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANGSDN Pasir Kaliki, yang terletak di Dusun Pasir Kaliki, Desa Ciranggem, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, merupakan satu dari sekian banyak sekolah dasar yang letaknya terpencil di Kabupaten Sumedang. Jarak sekolah ini dari pusat Kabupaten Sumedang adalah 45 Kilometer.

Sama seperti jaraknya yang jauh ke pusat kota, perbandingan kondisi bangunannya dengan bangunan sekolah dasar di pusat kota pun seperti langit dan bumi.

SDN Pasir Kaliki harus ‘berjuang’ memfasilitasi pendidikan murid-muridnya tanpa perpustakaan, Unit Kesehatan Siswa (UKS), bahkan tanpa toilet yang layak.

Tak hanya itu, bangunannya pun jauh dari kata baik. Lantai yang sudah hilang ubinnya, tembok retak-retak hingga terlihat batanya, jendela tanpa kaca, hingga plafon berlubang dan menganga.

Beberapa ruang kelasnya pun terpaksa ditopang tiang bambu agar tak roboh dan menimpa para murid.

Ditemui Tribun Jabar di Ruang Kelas SDN Pasir Kaliki, Selasa (30/4/2019), Kepala Sekolah SDN Pasir Kaliki, Rosdiadi (54), mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah lama terjadi.

Sejak dirinya pindah ke sekolah dasar di pinggiran Waduk Jatigede tersebut pada 2007, 11 tahun lalu, kondisi SDN Pasir Kaliki sudah rusak.

“Dari dulu memang sudah rusak, hanya tidak separah ini. Sekarang kan sampai harus pakai bambu agar tidak roboh si atapnya itu,” ujar Rosdiadi.

SDN Pasir Kaliki di Jatigede Sumedang, Ruang Kelasnya Lapuk, Mulai Lantai hingga Atap Rusak Parah

Peringati Hari Buruh, SPSI dan Disnaker Kota Cirebon Tanam Pohon di Jalan Raya

Rosdiadi mengatakan, saat ini, SDN Pasir Kaliki kesulitan mendapatkan bantuan untuk rehabilitasi ataupun membuat Ruang Kelas Baru (RKB) akibat ‘PHP alias Pemberian Harapan Palsu’ dari proyek Jalan Lingkar Jatigede.

Halaman
123
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved