Mengintip Ritual Ngikis di Situs Karangkamulyan, Pagari Diri dari Sifat Buruk agar Bersih saat Puasa

Ritual adat “Ngikis” tersebut selalu dilaksanakan kalau tidak hari Senin atau hari Kamis terakhir menjelang masuknya bulan puasa.

Mengintip Ritual Ngikis di Situs Karangkamulyan, Pagari Diri dari Sifat Buruk agar Bersih saat Puasa
TRIBUNJABAR/ANDRI M DANI
Ngikis – Ritual ngikis rutin digelar setiap menjelang bulan puasa Ramadan tiap tahun, termasuk Senin (29/4) –intinya ritual ngikis tersebut adalah mengganti pagar. Memagari diri, membersihkan diri,  mengikis sifat-sifat buruk menjelang bulan puasa. Ritual ngikis di Situs Karangkamulyan Ciamis, Senin (29/4) juga dimeriahkan dengan rebutan gunungan buah-buahan dan sayur mayur. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Ribuan warga berdatangan ke Komplek Situs Karangkamulyan Cijeungjing Ciamis sejak pagi hari, Senin (29/4) untuk menghadiri ritual adat “Ngikis”.

Tradisi yang rutin digelar setiap tahun menjelang masuknya bulan puasa Ramadan.

Ritual adat “Ngikis” tersebut selalu dilaksanakan kalau tidak hari Senin atau hari Kamis terakhir menjelang masuknya bulan puasa.

Warga yang berdatangan untuk mengikuti ritual adat “Ngikis” ini tidak hanya dari warga sekitar Karangkamulyan saja, tetapi juga dari daerah lainnya seperti Cisaga, Banjar bahkan juga dari Ciamis Kota.

Maupun dari luar Ciamis seperti dari Cirebon, Majalengka, Tasikmalaya dan daerah lainnya.

“Saya ke sini bersama rombongan 12 orang, sengaja untuk menghadiri ritual ngikis. Sekalian munggahan,” ujar Sri Widiarti (36), warga Lingkungan Citapen Rt 03 Rw 01 Kelurahan Kertasari Ciamis kepada Tribun Senin (29/4).

Sri dan belasan rekannya tersebut tak hanya mengikuti ritual inti “ngikis” yang berlangsung di petilasan panggalikan – peninggalan singgasana raja Kerajaan Galuh abad ke-7 yang merupakan inti Situs Karangkamulyan.

Hal yang paling dinanti oleh Sri dan teman-temannya adalah rebutan gunungan yang berisi buah-buah dan sayur mayur yang disusun menjulang.

Dari rebutan gunungan buah-buahan dan sayur mayur tersebut  yang diikuti kerumunan ratusan  warga tersebut, Sri mendapat  5 buah jeruk dan 3 buah salak.

“Lumayan untuk dibawa pulang, berkah” ungkap Sri dengan ceria sembari memperlihatkan jeruk dan salak yang digenggamnya.

Halaman
123
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved