Di Purwakarta, Tim Medis Bersiaga Selama Rekapitulasi Suara di Tingkat Kabupaten

Selain dari Dinkes Purwakarta, Polres Purwakarta pun menurunkan tim medis dari Doktor Polisi (Dokpol).

Di Purwakarta, Tim Medis Bersiaga Selama Rekapitulasi Suara di Tingkat Kabupaten
Tribun Jabar/Haryanto
Seorang anggota Polres Purwakarta memeriksa kesehatan di mobil dokpol Polres Purwakarta yang berada di Kantor KPU Purwakarta, Nagrikaler, Selasa (30/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Bercermin pada banyaknya petugas Pemilu Serentak 2019 yang meninggal dan sakit, Pemkab Purwakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan tim medis selama proses rekapitulasi suara di KPU Kabupaten Purwakarta.

Selain dari Dinkes Purwakarta, Polres Purwakarta pun menurunkan tim medis dari Doktor Polisi (Dokpol).

Hal tersebut dikonfirmasi Ketua KPU Purwakarta, Ahmad Ikhsan Faturrahman di sela sidang pleno rekapitulasi suara Pemilu 2019 di tingkat kabupaten.

"Kami berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk dinas, sebagai bentuk kerjasama dan sinergitas yang baik. Bercermin pada banyak petugas yang berguguran saat bertugas," kata Ahmad saat ditemui di Kantor KPU Purwakarta, Nagrikaler, Purwakarta, Selasa (30/4/2019).

Ia menyebut bahwa tim medis tersebut akan bersiaga bagi peserta sidang atau siapapun yang merasa kecapean atau sakit.

Sebab diakui oleh Ahmad, pihaknya sebagai penyelenggara pemilu maupun tim pengamanan merasakan lelahnya bertugas.

AKP Anumerta Dani Kardana Korban Keempat Pemilu Serentak di Purwakarta, Semoga Jadi yang Terakhir

Kisah Iptu Dani Kardana, Anggota Polres Purwakarta yang Meninggal Saat Amankan Penghitungan Suara

Oleh karena itu, kesehatan diri harus tetap dijaga setiap saat selama proses pemilu serentak masih berlangsung.

"Itu menjadi alasan utama adanya tim medis yang bersiaga di area KPU Purwakarta ini," ucap dia.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan bahwa pihaknya memang menyiagakan tim medis dari pihak Dokpol bersama dari Dinkes Purwakarta.

Hal itu guna memastikan daya tahan tubuh personel keamanan dari jajarannya maupun petugas yang melakukan rekapitulasi bisa terpantau dan terperhatikan kesehatannya.

Sebab saat rekapitulasi berlangsung, fokus dan konsentrasi tinggi sangat diperlukan agar bisa menghindari adanya kesalahan.

"Sejujurnya butuh konsentrasi yang tinggi pada pelaksanaan rekapitulasi. Daya tahan tubuh juga harus diperhatikan, jadinya kami sediakan tim medis," ujar Matrius.

Penulis: Haryanto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved