510 Personel Tim Gabungan Mengamankan Proses Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Purwakarta

Pada sidang pleno rekapitulasi suara pemilu serentak 2019 di KPU Purwakarta, Polres Purwakarta menyiapkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan

510 Personel Tim Gabungan Mengamankan Proses Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di KPU Purwakarta
Tribun Jabar/Haryanto
Jajaran Polres Purwakarta melakukan pengamanan di gerbang Kantor KPU Purwakarta, Jalan Flamboyan, Nagrikaler, Purwakarta, Selasa (30/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pada sidang pleno rekapitulasi suara pemilu serentak 2019 di KPU Purwakarta, Polres Purwakarta menyiapkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan selama proses berlangsung.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan akan ada 510 orang yang turut mengamankan proses rekapitulasi di tingkat kabupaten.

Matrius menyebut dari ratusan personel itu tidak seluruhnya dari Jajaran Polres Purwakarta, namun ada juga TNI, unsur Pemda Purwakarta yaitu Satpol PP, DPKPB, hingga Dinas Kesehatan.

"Tim gabungan untuk pengamanan proses rekapitulasi di tingkat kabupaten ini total semuanya 510 personel," kata Matrius saat dikonfirmasi oleh Tribun Jabar melalui telepon, Selasa (30/4/2019).

Kekuatan Pengamanan Polres Bandung Besok Dibagi Dua, Siaga Amankan Mayday dan Rapat Pleno Pemilu

500an personel itu, menurut Matrius tidak sekaligus diturunkan dalam waktu satu hari.

Namun, karena proses rekap tersebut dijadwalkan dalam waktu tiga hari, personel pengamanan pun dibagi menjadi tiga hari.

170 orang per hari akan diturunkan dalam hal pengamanan proses rekapitulasi suara pemilu serentak 2019 di tingkat kabupaten.

Selain menurunkan ratusan personel, pihaknya pun menggunakan sistem pengamanan Ring atau zona.

"Dimulai dari sekitar gedung KPU, di dalam wilayah gedung KPU, dan di dalam aula KPU yang melaksanakan rekapitulasi," ujarnya.

Rapat Pleno Hasil Pemilu 2019 KPU Kabupaten Bandung Diprediksi Tidak Selesai Selasa Malam Ini

Keamanan yang dijamin pun dilakukan tidak hanya pada proses rekapitulasi, gedung dan area KPU, komisioner KPU dan Bawaslu, serta peserta rekap yaitu para saksi dari parpol dan capres pun menjadi prioritas pengamanan.

Termasuk juga gudang logistik pemilu yang menyimpan berbagai surat penting berisi hasil pemungutan suara dari pemilu serentak yang telah dilakukan.

"Kami melakukan selektifitas kepada orang yang akan masuk ke area rekapitulasi, termasuk para komisioner dan saksi. Itu dilakukan demi kenyamanan dan keamanan bersama," ucap dia menambahkan.

KPU Kabupaten Cirebon Tak Bisa Laksanakan PSU Sesuai Rekomendasi Bawaslu, Ini Alasannya

Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved