Jadi Anggota Dewan Termuda di Sumedang, Ini Perjuangan yang Dilalui Roy Marhendra

Jadi anggota dewan termuda di Sumedang, ini perjuangan yang dilalui Roy Marhendra.

Jadi Anggota Dewan Termuda di Sumedang, Ini Perjuangan yang Dilalui Roy Marhendra
Kompas.com/Aam Aminullah
Roy Mahendra (23), mahasiswa yang lolos jadi anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Partai Golkar. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebelumnya dikisahkan Roy Marhendra yang sukses terpilih menjadi anggota DPRD Sumedang padahal statusnya masih mahasiswa dan usianya 23 tahun.

Roy yang masih berstatus lajang dan menjadi caleg termuda se-Kabupaten Sumedang ini mengaku telah merintis jalannya menuju parlemen sejak kali pertama bergabung Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kecamatan Wado pada tahun 2016.

"Sejak bergabung dengan AMPG, saya sudah aktif berorganisasi. Mengajak anak muda di desa kami untuk turut berperan aktif dalam upaya memajukan desa. Sejak saat itu pula, sebenarnya saya mulai menggalang aspirasi warga," ucapnya.

Bahkan, kata anak dari Kepala Desa Cilengkrang ini, sejak awal 2018 atau setahun terakhir jelang Pemilu 2019, ia harus membagi perhatiannya, antara kuliah dengan sosialisasi pencalonannya sebagai anggota DPRD Sumedang, kepada warga di daerah pemilihannya, khususnya di wilayah Kecamatan Wado.

"Meski terasa capeknya karena harus membagi waktu antara menyelesaikan kuliah semester akhir dan persiapan pencalonan. Kemarin-kemarin saya memang sibuk karena harus menyusun skripsi dan terus sosialisasi Pemilu. Tapi pada akhirnya keduanya berjalan beriringan. Alhamdulillah, meski sempat terganggu. Saat ini skripsi tinggal sedikit lagi rampung dan hadiah terindahnya adalah saya lolos ke parlemen," ucapnya.

Roy mengatakan, hasil yang dicapainya ini merupakan buah manis dari apa yang telah ia tanam sejak lebih dari tiga tahun terakhir.

"Di wilayah, yang saya lakukan lebih kepada mengajak masyarakat untuk mau menyalurkan hak suaranya. Baik itu di Pilkada Sumedang 2018 yang lalu, maupun Pemilu 2019 ini. Selain itu berbagi ilmu agar warga di wilayah kami lebih melek informasi," ucap Roy Marhendra.

Roy berharap, dengan menjadi anggota DPRD Sumedang semua aspirasi warga yang telah diserapnya dapat dia penuhi, seperti kebutuhan vital akses infrastruktur jalan dan infrastruktur pertanian yang memadai.

Itu juga termasuk kebutuhan dasar masyarakat mulai dari pendidikan hingga kesehatan.

"Menjadi anggota legislatif itu bukan sekadar ingin yang hanya inginnya saja. Tapi saya ingin berkontribusi, khususnya mengentaskan kemiskinan dan membantu desa saya menjadi wilayah yang maju berkembang. Tidak lagi masuk sebagai kategori IDT," ujarnya.

Sekretaris DPD Golkar Sumedang Yogie Yaman Santosa mengatakan, Roy Marhendra merupakan salah satu caleg muda potensial dan menjadi aset Partai Golkar.

"Roy ini sudah jadi anggota AMPG sejak tahun 2016. Dia termasuk aktif dan pemikiran-pemikirannya fresh," ujarnya.

Yogie menambahkan, untuk Pemilu 2019 ini, selain Roy, ada Asep Kurnia asal Dapil 5 (Jatinangor, Cimanggung) yang baru kali pertama ini lolos ke parlemen dan menjadi anggota DPRD Sumedang periode 2019-2024.

"Yang baru nanti akan ada bimbingan dan arahan dari dewan yang lama, maupun pimpinan partai. Tujuannya agar anggota dewan yang baru ini paham apa tugas, pokok, dan fungsi mereka di parlemen. Termasuk paham juga terkait sikap partai, tentang fungsi dewan. Juga bagaimana sikap Partai Golkar di dalam pemerintahan Sumedang di periode 2018-2023," katanya.

Mahasiswa Berusia 23 Tahun di Sumedang Lolos Jadi Anggota Dewan, Jadi Anggota DPRD Termuda

Golkar & Demokrat Klaim Dapat 6 Kursi di DPRD Kota Bandung, PKS 14, Hanura Akui Jeblok

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berstatus Mahasiswa, Caleg Termuda dari Golkar Lolos ke DPRD Sumedang".

Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved