Pasar Ciwidey akan Segera Dibangun, Class Action Belum Bisa Dilaksanakan Sepenuhnya

Akta perdamaian antara pengelola pasar dan pemerintah telah disepakati, Pasar Ciwidey akan segera dibangun oleh Pemkab Bandung.

Pasar Ciwidey akan Segera Dibangun, Class Action Belum Bisa Dilaksanakan Sepenuhnya
tribunjabar
Ciwidey Kabupaten Bandung

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, SOREANG - Akta perdamaian antara pengelola pasar dan pemerintah telah disepakati, Pasar Ciwidey akan segera dibangun oleh Pemkab Bandung.

Hasil putusan pengadilan gugatan class action yang diajukan para pedagang Pasar Ciwidey kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, belum bisa dilaksanakan sepenuhnya. Putusan tersebut menyatakan, Pemkab harus mengelola dan membangun infrastruktur Pasar Ciwidey.

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperin) Kabupaten Bandung Pujo Semedi, menerangkan, Pengelolaan sudah dilakukan oleh Pemkab, yaitu melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT).

"Sedangkan untuk pengelolaan sepenuhnya dan pembangunan insfrastruktur, akan dilaksanakan setelah penyerahan dari PT. Primatama Cipta Sarana (PCS) ke Pemkab Bandung, sesuai isi Akta Perdamaian yang telah disepakati di PN Bale Bandung," katanya, di Soreang, Sabtu (27/4/2019).

Dalam akta perdamaian itu, kata Pujo PT PCS menyanggupi untuk menyerahkan sepenuhnya aset, pengelolaan dan Hak Guna Bangun (HGB) tanah Pasar dan Terminal Ciwidey kepada Pemkab Bandung.

"Jadi harus ada penyerahan terlebih dahulu, tanpa itu kita belum bisa melakukan pembangunan. Menurut aturan perundang-undangan pengelolaan keuangan negara, bahwa status tanah yang akan dibangun harus clear and clear," katanya.

Ia menyebutkan, pada hari Rabu (24/9/2019), telah diadakan Rapat Percepatan Penyelesaian Permasalahan Pasar Ciwidey di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung.

Sah! Lady Rocker Era 90-an Inka Christie Menikah dengan Sandiego Africo

Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Disperin Kabupaten Bandung Uwais Qorni dan dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Bandung Dicky Anugerah, dan perwakilan PT. PCS tersebut, salah satunya menghasilkan bahwa harus ada kesepahaman dan kesepakatan untuk menyelesaikan masalah Pasar Ciwidey.

"Penyelesaian permasalahan tersebut, juga jangan sampai ditumpangi muatan-muatan kepentingan lain. Selain itu hasil rapat ini harus disosialisasikan kepada para pedagang, berhubung kemarin itu perwakilan pedagang tidak menghadiri rapat dikarenakan ada kepentingan," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved