Wali Kota Tasikmalaya Ditangkap KPK, Ini Kronologinya

Ada beberapa pejabat yang terlihat memasuki ruangan wali kota yang sedang ada pemeriksaan.

Wali Kota Tasikmalaya Ditangkap KPK, Ini Kronologinya
tribunjabar/isep heri
Kadis PUPR Kota Tasikmalaya Adang Mulyana (baju putih) saat dibawa penyidik KPK menggunakan mobil, Rabu (24/3/2019). KPK diduga akan melakukan pemeriksaan di kantor Dinas PUPR Kota Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan di lingkungan Pemkot Tasikmalaya, Rabu (24/4/2019).

Pemeriksaan dilakukan di ruang kerja Wali Kota Budi Budiman, dijaga ketat polisi bersenjata laras panjang.

Ada beberapa pejabat yang terlihat memasuki ruangan wali kota yang sedang ada pemeriksaan.

Di sana ada Sekda, Ivan Dicsan; Kadis PUPR, Adang Mulyana; Kabid Tata Ruang PUPR, Nanan; Kadis Kesehatan, Cecep Zaenal Holis; dan Direktur RSUD dr Soekardjo, Warsisto.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Masih belum diketahui kasus apa yang menjerat wali kota yang juga merupakan Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya tersebut.

Kasus yang melibatkan Budi Budiman diduga kasus suap pengajuan Dana Alokasi Khusus Kota Tasikmalaya 2018.

Beralasan Ada Kegiatan di Bandung, Menag Tak Penuhi Panggilan, KPK Jadwal Ulang Terkait Kasus Rommy

Pada, pada 14 Agustus 2018, Budi sempat dimintai keterangan KPK menjadi saksi atas kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

Pertengahan Desember 2018, Budi menjadi saksi dalam pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk mantan Kepala Seksi Pengambangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved