Berita Hoaks

Hoaks: Bocah 12 Tahun di Lembang Disekap Orangtuanya Selama 2 Tahun Terakhir

Menurutnya, keluarganya masih merawat AL secara baik meskipun tempat tinggal AL terpisah yakni di belakang rumah.

Hoaks: Bocah 12 Tahun di Lembang Disekap Orangtuanya Selama 2 Tahun Terakhir
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Sejumlah pihak mulai Dinkes, Dinsos, aparat Desa Langensari, hingga KPAI mendatangi kediaman AL (12) anak berkebutuhan khusus (ABK), Rabu (24/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Beredar kabar orangtua menyekap anaknya yang berusia 12 tahun di Desa Langensari, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kabar tersebut mengatakan anak tersebut sudah disekap selama dua tahun terakhir.

Anak tersebut berinisial AL yang merupakan anak berkebutuhan khusus.

Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bandung Barat, mendatangi anak tersebut untuk memberikan pendampingan dan pengobatan, Rabu (24/4/2019).

Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa AL ini mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan seperti halnya beredar kabar terjadi penyekapan oleh orangtuanya selama dua tahun.

Penjabat Kepala Desa Langensari, Asep Yusuf, membantah kabar tersebut.

Menurutnya, keluarganya masih merawat AL secara baik meskipun tempat tinggal AL terpisah yakni di belakang rumah.

"Kalau ada yang bilang dia disekap atau tak diberi makan itu hoaks," kata Asep di Lembang.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Disabilitas pada Dinsos KBB, Tin Kartini mengatakan, AL memang mengidap down syndrome sehingga perlu penanganan khusus selama 10 bulan, agar dapat mandiri melakukan aktivitasnya, termasuk memberikan pamahaman pada orang tua AL dalam merawat anak berkebutuhan khusus.

Ketua KPAI KBB, Dian Dermawan berharap dengan adanya penanganan dari sejumlah pihak, AL bisa mandiri.

Pihaknya pun bersiap untuk selalu memberikan pendampingan terkait masalah semacam ini.

"Semoga perlindungan kepada anak yang membutuhkan di KBB terus meningkat lagi seiring gencarnya sosialisasi yang dilakukan," katanya.

 Bupati Bandung Barat Siap Lakukan Mutasi Besar-besaran, Harapannya Diumumkan Saat Ramadan

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved