BPBD Kabupaten Bandung Mengaku Tidak Punya Dana Untuk Tangani Pascabencana Banjir

BPBD Kabupaten Bandung, mengaku tidak memiliki anggaran untuk penanganan pascabanjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Bandung.

BPBD Kabupaten Bandung Mengaku Tidak Punya Dana Untuk Tangani Pascabencana Banjir
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Ilustrasi: Sepeda motor diangkut menggunakan delman untuk melewati banjir 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, mengaku tidak memiliki anggaran untuk penanganan pascabencana banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Bandung.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Sudrajat, mengatakan, hingga 2019 ini, BPBD Kabupaten Bandung tidak memiliki anggaran mitigasi bencana banjir di wilayah Bandung Selatan.

"Baru ada rencana itu 2020, sekarang tidak ada," kata Sudrajat melalui sambungan telepon, Rabu (24/4/2019).

Sudrajat mengatakan, dana untuk mitigasi pascabencana harusnya sudah tersedia, karena banjir yang kerap melanda toga kecamatan kerap terendam banjir dan surut paling cepat lebih dari dua pekan.

"Dana itu harus standby, jadi dikeluarkan kalau dipakai untuk penanganan saja," katanya.

VIDEO-USBN di Sekolah Bekas Banjir Bandang

Pascabanjir melanda, kata Sudrajat, dibantu oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung, untuk proses pengangkutan lumpur.

Ia menambahkan, selain itu, pengangkutan lumpur pascabanjir pun dibantu oleh warga sekitar secara swadaya dan lumpur tersebut digunakan pula oleh warga untuk kebutuhan meninggikan rumah.

"Alhamdulillah, warga sudah sadar dan turut membantu petugas pula. Jadi untuk kebutuhan makanan nasi atau konsumsi kami sudah sediakan," katanya.

Tiga kecamatan wilayah di Kabupaten Bandung yang terendam banjir selama lebih dari satu sudah surut, namun masih banyak warga bertahan dibeberapa lokasi pengungsian.

Setelah Sebulan Terendam Akhirnya Banjir Surut, Murid SDN VII Dayeuhkolot Pun Bisa Ikuti USBN

Tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung bagian selatan tersebut yakni, Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot.

Data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Bandung, sebanyak 345 jiwa yang terdiri dari 56 lansia, 30 balita, tiga ibu hamil, 12 ibu menyusui, dan satu penyandang disabilitas masih berada di posko pengungsian di Gedung Inkanas, Kecamatan Baleendah.

HASIL Hitung Suara KPU Pilpres 2019 24 April, Prabowo Menanjak di Sumatera, Jokowi Melejit di Jawa

INI FOTO-FOTO Persiapan Persib Demi Target Menang di Kandang Borneo FC, Doa Bareng hingga Kocek Bola

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved