Anak Burung Garuda Lambang NKRI Terpantau Lahir di TNGGP, Warnanya Putih Berumur 2 Minggu

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menemukan “rumah” salah satu satwa endemik Pulau Jawa kebanggaan Indonesia, yaitu burung Garuda

Anak Burung Garuda Lambang NKRI Terpantau Lahir di TNGGP, Warnanya Putih Berumur 2 Minggu
Istimewa
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menemukan “rumah” salah satu satwa endemik Pulau Jawa kebanggaan Indonesia, burung Garuda. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menemukan “rumah” salah satu satwa endemik Pulau Jawa kebanggaan Indonesia.

Rumah yang ditemukan adalah milik satwa yang diidentikan dengan lambang NKRI yaitu burung “ Garuda”.

Tim monitoring sangat antusias dengan temuan baru sarang dan anak elang Jawa ini.

“Alhamdulillah, sangat gembira ini mah, sarang baru termasuk anaknya berhasil terpantau,” kata Mukti salah satu anggota tim pengendali ekosistem hutan, Rabu (24/4/2019).

Menurut Mukti, pertama kali terpantau keberadaan sarang ini pada tanggal 13 April 2019, dipantau lagi pada tanggal 18 April 2019 dan diperkirakan umur si anak elang jawa ini sekitar 1 – 2 minggu.

Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi Mulai 1 April, Pendaki Bisa Daftar Secara Daring

Tim harus menahan kegembiraan ini karena tidak bisa terlalu sering mengamatinya pada jarak dekat, karena dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas elang jawa tersebut.

Mukti mengatakan Elang jawa merupakan salah satu raptor berstatus terancam punah dalam IUCN Red List dan ditetapkan sebagai satwa dilindungi sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor 106 tahun 2018.

Tak berlebihan jika TNGGP memasukan burung “Garuda” ini ke dalam salah satu daftar satwa prioritas TNGGP untuk ditingkatkan jumlah populasinya dari tahun 2015 - 2019.

Elang jawa merupakan salah satu indikator kesehatan ekosistem.

Teror Ular Sanca Bikin Merinding Warga Komplek Griya Maleber Selama 5 Bulan

Menurutnya jika elang jawa masih bisa melahirkan “juniornya”, bukankah ini secercah harapan bahwa masih ada “rumah” ternyaman bagi elang jawa.

"Ya salah satunya adalah Taman Nasional Gunung Gede Pangrango," katanya.

Wahju Rudianto, Kepala Balai Besar TNGGP mengatakan bahwa keberadaan elang jawa bersama jenis satwa dilindungi lainnya merupakan salah satu nilai penting mengapa kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango perlu dipertahankan sebagai hutan konservasi.

Untuk itu diperlukan peran banyak pihak untuk melestarikannya.(fam)

Hasil Real Count Pilpres 2019 di pemilu2019.kpu.go.id Terupdate, Data dari 230 Ribu TPS Sudah Masuk

Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung vs Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda Sore Ini

INI FOTO-FOTO Persiapan Persib Demi Target Menang di Kandang Borneo FC, Doa Bareng hingga Kocek Bola

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved