Ini Kata Wakil Bupati Bandung Terkait Lokasi UN SMPN 1 Bojongsoang Numpang di Kantor Desa Tegalluar

Gun Gun yang sempat meninjau lokasi UNKP di Balai Desa Tegalluar mengatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi

Ini Kata Wakil Bupati Bandung Terkait Lokasi UN SMPN 1 Bojongsoang Numpang di Kantor Desa Tegalluar
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Hari kedua pelaksanaan ujian nasional, sebanyak 289 murid SMPN 1 Bojongsoang terpaksa melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) di Gedung Desa Tegalluar, Selasa (23/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, BOJONGSOANG - Di hari pertama pelaksanaan ujian nasioanal Wakil Bupati Kabupaten Bandung Gun Gun Gunawan sempat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Kertas Pensil ( UNKP) SMPN 1 Bojongsoang di Kantor Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Senin (22/4/2019).

Gun Gun yang sempat meninjau lokasi UNKP di Balai Desa Tegalluar mengatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi terkait sekolah-sekolah yang terdampak banjir.

"Mudah-mudahan ada pemindahan lokasi sekolah yang menjadi langganan banjir, sehingga tidak terulang setiap tahun ada pemindahan siswa saat melaksanakan ujian," ujarnya kemarin.

Menurutnya, pemindahan lokasi ujian siswa SMPN 1 Bojongsoang jelas mengganggu konsentrasi para siswa. Jangankan berkonsentrasi menjawab soal ujian, ratusan siswa tersebut memang harus berdesakan di aula desa yang tak begitu besar dan hanya duduk di atas kursi tanpa meja.

289 Siswa SMPN 1 Bojongsoang Terpaksa Ujian Nasional di Kantor Desa

Berdasarkan pengamatan di beberapa lokasi pelaksanaan UNBK, kondisi di ruangan tersebut memang penuh sesak sehingga suhu ruangan terbilang cukup panas.

"Namun kami sudah menyalurkan bantuan pendingin ruangan sejauh ini," ujarnya.

Sementara itu terkait masih banyaknya sekolah-sekolah yang menggelar UNKP dan UNBK dinilai berat, Gun Gun masih menunggu langkah pemerintah pusat ke depan pascapemilu.

UNKP di Gedung Desa, Kepala SMPN 1 Bojongsoang Jamin Ujian Berjalan Kondusif dan Soal Tak Bocor

Jika kebijakan UNBK masih diterapkan, ia berharap pemerintah pusat bisa memberikan dukungan yang lebih besar terkait penyediaan sarana komputer.

Hal itu, kata Gun Gun, sangat dibutuhkan mengingat pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran jika harus menyediakan sarana komputer di seluruh sekolah dalam jangka pendek.

"Sejauh ini, di Kabupaten Bandung sendiri masih banyak SMP yang belum memiliki komputer sehingga harus meminjam fasilitas SMA terdekat untuk menggelar UNBK," pungkasnya. (mud)

Nama-nama Pemain Persib Ini Siap Tantang Borneo FC di Kandangnya, Radovic Bawa 19 Pemain

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved