Persib Bandung

Mario Gomez Bicara Soal Strategi Borneo FC untuk Redam Persib Bandung di Piala Indonesia

Borneo FC terlebih dahulu menjamu Persib Bandung dalam leg pertama perempatfinal Piala Indonesia yang dijadwalkan pada 24 April 2019 di Stadion Segiri

Mario Gomez Bicara Soal Strategi Borneo FC untuk Redam Persib Bandung di Piala Indonesia
Tribunjabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Mantan pelatih Persib Bandung yang kini mengarsiteki Borneo FC, Mario Gomez. Persib dan Borneo FC bentrok di babak 8 besar Piala Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID- Satu dari pertandingan di babak 8 besar Piala Indonesia 2018 mempertemukan Borneo FC dan Persib Bandung.

Laga Borneo FC vs Persib Bandung akan menjadi reuni pertama Mario Gomez dengan Ghozali Siregar dan kawan-kawan.

Kali ini, situasi reuni berbeda karena Persib Bandung dan Mario Gomez saling berhadapan sebagai lawan.

Borneo FC terlebih dahulu menjamu Persib Bandung dalam leg pertama perempatfinal Piala Indonesia yang dijadwalkan pada 24 April 2019 di Stadion Segiri Samarinda.

Tentu ini menjadi laga yang di luar dugaan. Saat ini, Borneo FC dilatih mantan pelatih Persib Bandung musim 2018, Mario Gomez.

Berhadapan dengan mantan timnya, Mario Gomez tampak tidak terlalu terbebani. Ia pun tidak mau ambil pusing mengenai hal tersebut.

Fabiano Beltrame & Artur Gevorkyan Tak Bisa Dimainkan Persib Saat Lawan Borneo FC, Radovic Tak Risau

BREAKING NEWS: Eks Pelatih Persib Bandung Mario Gomez Resmi Latih Borneo FC

NABIL Husein Said Amin dan Mario Gomez
NABIL Husein Said Amin dan Mario Gomez (INSTAGRAM @nabielhusein99)

Bagi Mario Gomez, saat ini yang terpenting adalah lebih mengenali pemain dan menyiapkan tim untuk berlaga.

"Kami akan bermain minggu depan dan harus mengetahui pemain seperti apa. Saya harus mengenal pemain. Saya hanya melihat mereka di internet saja sebelumnya, tidak bisa," kata Mario Gomez.

Pelatih yang biasa dipanggil Abah Gomez oleh pendukung Persib Bandung ini mengatakan akan menyiapkan beberapa strategi.

Untuk mendapatkan strategi yang pas untuk Borneo FC, ia berpendapat tidak bisa memaksakan kehendaknya.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved