Harga Saham Perusahaan Sandiaga Uno Terjun Bebas dalam Beberapa Hari Terakhir

Pada akhir perdagangan sesi I, penurunan harga saham SRTG mengecil menjadi 3,91 persen ke level Rp 3.690 per saham.

Harga Saham Perusahaan Sandiaga Uno Terjun Bebas dalam Beberapa Hari Terakhir
tribunjabar/putri puspita
Sandiaga Uno. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terjun bebas dalam beberapa hari terakhir.

Per Kamis (18/4/2019), sebagaimana dikutip dari RTI, saham Saratoga berada di posisi 3530, turun 310 poin atau minus 8,07 persen.

Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dibuka anjlok pada perdagangan perdana pascapemilu.

Menurut data RTI, harga saham SRTG sempat turun 11,46 persen di awal perdagangan ke Rp 3.400.

Pada akhir perdagangan sesi I, penurunan harga saham SRTG mengecil menjadi 3,91 persen ke level Rp 3.690 per saham.

Anjloknya saham Saratoga lantas dikaitkan dengan kontestasi politik, di mana pemiliknya, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, kalah suara dalam hitung cepat.

Kandidat nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin unggul dalam hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Analis senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan muncul reaksi negatif dari pelaku pasar bahwa kinerja Saratoga akan turun jika Sandi kalah.

Namun, menurut Reza Priyambada hasil Pemilu tak terlalu berdampak signifikan pada saham perusahaan tersebut.

"Terkait pemilu memang ada pengaruhnya, tapi tidak terlalu signifikan. Lebih kepada investor dan analis suka menghubungkan satu kejadian dengan kejadian lain," ujar Reza kepada Kompas.com, Kamis (18/4/2019).

Reza Priyambada menduga ada faktor lain yang menyebabkan saham Saratoga terus merah. 

SBY Arahkan Kader Demokrat di BPN Prabowo-Sandi Pulang Kandang

Hasil Liga Europa dan Jadwal Semifinal, Chelsea dan Arsenal Jaga Asa Derbi London di Final

BPN Prabowo-Sandi Laporkan 6 Lembaga Survei, Sebut Siarkan Hoax, Ini Tanggapan LSI Denny JA


Diketahui, Saratoga melepas 19 juta saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Transaksi dilakukan pada tanggal 8 April sebanyak 5 juta saham, 9 April sebanyak 2 juta saham, 10 April sebanyak 7 juta saham dan 12 April sebanyak 5 juta saham.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved