Pemilu 2019

Permudah Penyandang Tuna Netra Nyoblos, TPS di Wyata Guna Gunakan Alat Ini

Tempat Pemungutan Suara (TPS) 007 di gedung Wiyata Guna, Jalan Pajajaran No 52, Kota Bandung, menjadi tempat memilih bagi sejumlah penyandang difabel

Permudah Penyandang Tuna Netra Nyoblos, TPS di Wyata Guna Gunakan Alat Ini
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Pemilih Penyandang tunanetra TPS 007 Wiyata Guna, Oni Simus, memamerkan alat template, kepada Tribun Jabar, Rabu (17/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tempat Pemungutan Suara (TPS) 007 di gedung Wiyata Guna, Jalan Pajajaran No 52, Kota Bandung, menjadi tempat memilih bagi sejumlah penyandang difabel pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Khusus penyandang tunanetra, TPS Wiyata Guna menyediakan alat bantu nyoblos (kertas template) yang diletakan di atas surat suara yang sah.

Kertas tersebut digunakan untuk mempermudah penyandang tunanetra memilih nomor urut calon presiden yang akan dipilih.

Pada bagian nomor urut kedua calon presiden tersebut, tertera tulisan braille dan bolongan berbentuk kotak.

Tulisan braille difungsikan untuk mengenal nama dari calon presiden. Sedangkan bolongan kotak untuk tempat mencoblosnya.

Ketua KPPS TPS 007 Wiyata Guna, Ridwan Wibawa, mengatakan bahwa penyandang difabel yang terdaftar di TPS 007 Wiyata Guna berjumlah 49 orang.

"Namun, mereka (penyandang tunanetra) yang ikut memilih di TPS kami hingga siang tadi hanya berjumlah 17 orang saja," ujar Ridwan kepada Tribun Jabar, ditemui di TPS 007 Wiyata Guna, Rabu (17/4/2019) siang.

Suasana TPS 007 Wiyata Guna, Rabu (17/4/2019)
Suasana TPS 007 Wiyata Guna, Rabu (17/4/2019) (Tribun Jabar/Fasko Dehotman)

Di Lapas Kelas II B Tasikmalaya Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Maruf Amin

Prabowo-Sandiaga Unggul di TPS 007 Wyata Guna dengan Raihan 92 Suara

Ridwan menjelaskan, ketika mencoblos, penyandang tunanetra turut dibantu petugas TPS. Bahkan ada juga yang dibantu oleh keluarganya sendiri ketika masuk ke bilik suara.

"Jumlah kertas template yang kami sediakan di sini berjumlah 5 yang disesuaikan dengan jumlah bilik suara. Alhamdulillah sejauh ini memadai," kata Ridwan.

Satu di antara penyandang tunanetra TPS 007 Wiyata Guna, Oni Simus, mengaku sangat terbantu dengan adanya alat tempate dalam melaksanakan penyaluran hak suaranya.

"Khusus pilpres saya tidak merasa kesulitan dan tidak membutuhkan waktu lama. Sebab kandidat capresnya hanya dua orang, terus tulisan braille jelas dan ukuran kertas template-nya juga tidak besar," kata Oni kepada Tribun Jabar, seuisai mencoblos di TPS 007 Wiyata Guna.

Pria yang tinggal di Jalan Pajajaran No 52, RT 6, RW 03 ini, mengatakan bahwa pengalamannya menyalurkan hak suara menggunakan alat template ini bukanlah yang pertama kalinya.

"Saya sudah menggunakan alat tersebut sejak Pemilu 2009. Saya sangat mengapresiasi kesiapan panitia mengakomodir kebutuhan para penyandang tunanetra yang ingin menyalurkan hak suaranya," jelas Oni.

99 Persen Pasien RSUD Sumedang Tidak Bisa Mencoblos pada Pemilu 2019 Karena Hal Ini

Ketua KPPS TPS 7 Kalijaga Cirebon Sebut Kotak Suara Cadangan Tiba Pagi, Pencoblosan Diundur 2 Jam

Penulis: Fasko dehotman
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved