Warga Semangat Nyoblos Meski Tinggal di Pengungsian Korban Banjir

Tetapi, hal itu tidak membuat para warga kehilangan semangat menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Warga Semangat Nyoblos Meski Tinggal di Pengungsian Korban Banjir
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana pendirian TPS di Jalan Raya Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (16/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selama tiga minggu warga Cijagra, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, bertahan di pengungsian.

Tetapi, hal itu tidak membuat para warga kehilangan semangat menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Satu diantara warga Cijagra RT.05/01, Desa Bojongsoang yang mengungsi, Arum Ningrum (56), yang akan menggunakan hak pilih meski masih berada di pengungsian.

"Kami nikmati saja di sini, walau pun kurang tidur, dingin, bahkan batuk-batuk. Sudah enggak sabar ingin mencoblos besok hari," ujar Arum, di lokasi pengungsian berdempetan dengan pendirian TPS, Jalan Raya Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (16/3/2019).

Meski di Tengah Banjir, Warga Bojongsoang Bandung Antusias Persiapkan TPS untuk Pemilu 2019

Arum bersama dengan warga lainnya yang mengungsi berharap agar bisa dicarikan solusi mengenai persoalan banjir yang selalu menghampiri wilayah tempat tinggalnya.

"Dari dulu kalau hujan sedikit langsung banjir ke rumah kami. Siapapun yang terpilih kami berharap banyak," katanya.

Hal serupa disampaikan warga Cijagra RT.08/10, Desa Bojongsoang, yang mengungsi, Dede Rohaeti (46), yang tetap ingin mencoblos meski sedang mengungsi.

"Mudah-mudahan siapapun yang terpilih bisa sayang, dan menolong warga terkait banjir ini," ujarnya.

Selama mengungsi, Dede menyampaikan belum pernah satu pun para calon-calon yang akan maju menengok kondisi mereka.

"Seharusnya bisa meninjau lokasi ke sini. Apakah kami nyaman atau tidak, apakah kondisi makanan dan lainnya tersedia," katanya.

Dari pengamatan Tribun Jabar, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tampak berada di lokasi pengungsian tersebut.

Beberapa anak terlihat ceria bermain dan bercengkerama bersama sejawatnya. Beberapa ibu-ibu terlihat mondar mandir.

Beberapa warga memanfaatkan karpet seadanya sebagai alas dan tali untuk menggantung pakaian.

Ratusan warga terpaksa mengungsi karena rumahnya terendam banjir.

Khawatir Banjir Terjadi Lagi, SMAN 1 Sumedang Minta Perhatian Pemerintah

TPS Unik Bertemakan Semarak Konferensi Asia Afrika Dibangun Warga Nyengseret, Ini Alasannya

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved