Pertukaran Pelajar STIE Ekuitas dan KUIS Malaysia Kenalkan Budaya dan Destinasi Jawa Barat

Ketua STIE Ekuitas, Martha Fani Cahyandito, mengatakan bahwa program pertukaran pelajar bisa menjadi program yang bermanfaat dalam bidang akademik mau

Pertukaran Pelajar STIE Ekuitas dan KUIS Malaysia Kenalkan Budaya dan Destinasi Jawa Barat
Tribun Jabar/Putri Puspita
Acara pertukaran pelajar di STIE ekuitas 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Seorang pelajar bisa mendapat banyak pengalaman baru dari program pertukaran pelajar.

Program pertukaran pelajar bukanlah hal baru di STIE Ekuitas.

Memasuki tahun kelima, STIE Ekuitas kembali bekerja sama dengan Kolej University Islam Antarbangsa Selangor (KUIS) Malaysia.

Sebanyak 19 mahasiswa telah berangkat ke Malaysia sejak Februrari 2019, sedangkan pada 15-26 April mahasiswa dari Kolej University Islam Antarbangsa Selangor bergantian datang ke Indonesia.

Ketua STIE Ekuitas, Martha Fani Cahyandito, mengatakan bahwa program pertukaran pelajar bisa menjadi program yang bermanfaat dalam bidang akademik maupun non akademik.

"Ini adalah program silaturahmi untuk dosen dan mahasiswa supaya punya pengalaman internasional dan bisa melatih bahasa Inggris maupun public speaking, " ujar Martha saat ditemui di STIE Ekuitas, Jalan PH.H. Mustofa, No.31 Neglasari, Selasa (16/4/2019).

Ingin Kuliah di Malaysia? Kolej Universiti Islam Melaka Malaysia Buka Peluang untuk Anda

Mahasiswa KUIS, Afeeq Omaruddin (22) dan mahasiswa Ekuitas, Faishal Muhammad Arsyad (21, kemeja biru)
Mahasiswa KUIS, Afeeq Omaruddin (22) dan mahasiswa Ekuitas, Faishal Muhammad Arsyad (21, kemeja biru) (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Lewat program pertukaran pelajar ini Martha ingin melatih mahasiswanya untuk bisa keluar dari zona nyaman dan menjadi mandiri.

"Program ini juga bagus untuk melatih kedewasaan mereka. Misalnya mereka akan bertemu dengan kebiasaan yang berbeda dan mendapat ilmu baru," ujarnya.

Tak sembarang mahasiswa yang bisa ikut pertukaran pelajar ini. Martha mengatakan bahwa ada proses seleksi berdasarkan IPK dan kemampuan berberbahasa Inggris.

Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved